Warta Pramuka
Rabu, 8 April 2026
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
No Result
View All Result
Warta Pramuka
No Result
View All Result

Covid 19: Jangan Panik dan Tetaplah Waspada *

PUSDATIN KWARNAS
Rabu, 08 Apr 2020
/ Info Pramuka, Warta Pramuka
Telah dibaca 1249 Kali
Share on FacebookShare on Twitter

Soal Covid 19 banyak yang riuh rendah berbumbu kepanikan. Jangan panik dan tetaplah waspada. Pernyataan itu sering diucapkan karena mudah diucapkan. Padahal orang panik karena dibebani rasa yang kuat tetapi miskin cipta. Kepanikan muncul seketika dan tiba-tiba. Itu disebabkan oleh kondisi berbeda dari sebelumnya. Sebelumnya aman dan nyaman, tiba-tiba kondisi dan situasi berbeda. Itulah panik. Jadi, wajarlah kondisi itu karena ketiba-tibaan itu.

Kepanikan tentu ada sebabnya. Berikut di antara sebabnya. Pengetahuan rendah. Ilmu pun rendah. Keyakinan rendah. Percaya diri rendah. Terbuka diri pun rendah. Penyebab itu akan menjadi-jadi ketika diserbu informasi yang mencekam.

BACA JUGA

Raih 5 Penghargaan, Kwarcab Tangerang Kokohkan Posisi Tergiat I Se-Banten

Raih 5 Penghargaan, Kwarcab Tangerang Kokohkan Posisi Tergiat I Se-Banten

Api Unggun dan Renungan Janji Warnai Pelantikan Penggalang di MTsN 6 Tabalong

Api Unggun dan Renungan Janji Warnai Pelantikan Penggalang di MTsN 6 Tabalong

Untuk menenangkannya, orang selalu menyiramnya dengan kata waspada dan tenang. Namun, masih saja orang gundah dan susah untuk mencapai tenang dan waspada. Mengapa banyak yang gundah dan susah? Gundah dan susah terjadi karena fakta dan perasaan berebut perhatian. Perasaan sudah waspada dan tenang tetapi masih terus menderas kejadian demi kejadian. Seperti informasi Covid 19 yang mengaduk-aduk kepanikan dan kewaspadaan banyak orang.

Bagaimana cara memenangkan waspada daripada panik? Caranya sebagai berikut.

Pertama, berpikir terbuka atas semua informasi dengan saringan antihoaks. Lakukan terus menerus dengan menyaring informasi beralatkan antihoaks tersebut. Jika informasi itu disilangkan lewat dua atau lebih sumber berita resmi terdapat kesamaan isi, itu berarti kebenaran informasi. Lalu, berpikirlah terbuka untuk menyikapi dengan tenang.

Kedua, patuh pada lembaga yang menangani. Tidak ada lembaga pemerintah yang menyengsarakan rakyatnya. Tujuan lembaga memberikan informasi tentu dalam rangka mengurangi kepanikan dan menguatkan kepercayaan agar masyarakatnya waspada dan tenang. Informasi resmi harus dipatuhi dan jangan ditambahi informasi lain yang berdampak meruwetkan situasi. Patuh pada pimpinan merupakan tindakan agar tidak panik. Semua punya pegangan diri. Salah satu pegangan diri itu adalah kepatuhan terhadap pimpinan atau lembaga resmi lainnya.

Ketiga, mengisi gelas pikiran. Gelas pikiran terhadap isi informasi baru terkadang kosong melompong. Gelas pikiran itu perlu diisi dengan bacaan, ulasan, dan fakta. Isilah gelas pikiran sebanyak-banyaknya agar kelak terseleksi pengetahuan yang akurat.

Keempat, lakukan tindakan yang tepat. Melakukan tindakan yang tepat sesuai arahan akan menenangkan diri. Cari informasi tindakan dari yang pernah terjadi. Ikuti tindakan itu dengan akal sehat.

Kelima, berserah diri kepada Allah dan berdoa keselamatan untuk semua. Berserah diri dapat menenangkan diri sehingga menguatkan kewaspadaan. Konsentrasikan doa mujarab. Fokuskan diri untuk keyakinan terlindungi.

Keenam, selalu jaga kesehatan fisik dan mental. Itu akan menguatkan kewaspadaanmu.

Jadi, waspada perlu modal kuat agar tidak mudah panik. Tidak semua orang mudah waspada. Untuk itu, para guru, pembina, pelatih, tokoh masyarakat, dan pimpinan lembaga perlu serius turun ke palagan untuk mewaspadakan dan menenangkan.

Kasus Covid 19 menyebar dengan drastis karena pola tular yang meluas. Kini Covid 19 telah menjadi Pandemi. Kesukarelaan diri untuk menguatkan kewaspadaan dan ketenangan masyarakat diperlukan.

Ayo menjadi relawan kewaspadaan dan ketenangan. Bantu mereka sebisa kita. Bunuh sikap nyinyir. Tumbuhkan welas asih sesama. Beri mereka sentuhan agar tidak panik dan motivasi agar waspada. Tugas kita semua menyamankan sesama.

*) Kak Suyatno, Waka Kwarnas / Ketua Komisi Binawasa

Kata Kunci: corona virus
Sebelumnya

Pandemi Covid-19, Apa yang Sudah Dilakukan Pramuka?

Sesudahnya

Hari Bapak Pramuka Indonesia 2020 Diperingati Kwarda DIY Secara Online

Warta Terkait

Raih 5 Penghargaan, Kwarcab Tangerang Kokohkan Posisi Tergiat I Se-Banten
Kwarcab

Raih 5 Penghargaan, Kwarcab Tangerang Kokohkan Posisi Tergiat I Se-Banten

Api Unggun dan Renungan Janji Warnai Pelantikan Penggalang di MTsN 6 Tabalong
Gudep

Api Unggun dan Renungan Janji Warnai Pelantikan Penggalang di MTsN 6 Tabalong

Pramuka UNP Jalin Silaturahmi dan Buka Peluang Kolaborasi dengan KPU Sumatera Barat
Gudep

Pramuka UNP Jalin Silaturahmi dan Buka Peluang Kolaborasi dengan KPU Sumatera Barat

Gerakan Pramuka Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Gelar Latihan Rutin Tentang Undang Undang Gerakan Pramuka dan AD/ART Gerakan Pramuka
Gudep

Gerakan Pramuka Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Gelar Latihan Rutin Tentang Undang Undang Gerakan Pramuka dan AD/ART Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka Kota Tangerang Raih Tiga Tunggul Kwarcab Tergiat Kwarda Banten 2026
Kwarcab

Gerakan Pramuka Kota Tangerang Raih Tiga Tunggul Kwarcab Tergiat Kwarda Banten 2026

Aklamasi di Musda VI! Prof. Suwaib Amiruddin Nahkodai Pramuka Banten, Kwarcab Kota Serang Sampaikan Harapan Besar
Kwarcab

Aklamasi di Musda VI! Prof. Suwaib Amiruddin Nahkodai Pramuka Banten, Kwarcab Kota Serang Sampaikan Harapan Besar

Next Post

Hari Bapak Pramuka Indonesia 2020 Diperingati Kwarda DIY Secara Online

Akun Resmi Media Sosial Kwarnas, Instagram: @gerakanpramuka dan Twitter @kwarnas Diretas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WartaTerbaru

Api Unggun dan Renungan Janji Warnai Pelantikan Penggalang di MTsN 6 Tabalong

Api Unggun dan Renungan Janji Warnai Pelantikan Penggalang di MTsN 6 Tabalong

Pramuka UNP Jalin Silaturahmi dan Buka Peluang Kolaborasi dengan KPU Sumatera Barat

Pramuka UNP Jalin Silaturahmi dan Buka Peluang Kolaborasi dengan KPU Sumatera Barat

Gerakan Pramuka Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Gelar Latihan Rutin Tentang Undang Undang Gerakan Pramuka dan AD/ART Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Gelar Latihan Rutin Tentang Undang Undang Gerakan Pramuka dan AD/ART Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka Kota Tangerang Raih Tiga Tunggul Kwarcab Tergiat Kwarda Banten 2026

Gerakan Pramuka Kota Tangerang Raih Tiga Tunggul Kwarcab Tergiat Kwarda Banten 2026

Aklamasi di Musda VI! Prof. Suwaib Amiruddin Nahkodai Pramuka Banten, Kwarcab Kota Serang Sampaikan Harapan Besar

Aklamasi di Musda VI! Prof. Suwaib Amiruddin Nahkodai Pramuka Banten, Kwarcab Kota Serang Sampaikan Harapan Besar

Opini Kakak

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab
Agenda

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya
Kwarcab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya

Refleksi Hari Guru Nasional 2025
Kwarda

Refleksi Hari Guru Nasional 2025

Menguatkan Martabat Guru di Era Perubahan
Kwarda

Menguatkan Martabat Guru di Era Perubahan

Warta Pramuka

PRAMUKA.ID merupakan laman khusus Warta Gerakan Pramuka yang dikelola oleh Kwartir Nasional untuk mempublikasikan informasi dari seluruh anggota Gerakan Pramuka. #SetiapPramukaAdalahPewarta

  • Kebijakan Privasi
  • Warta Pramuka

© 2024 Warta Gerakan Pramuka

No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin

© 2024 Warta Gerakan Pramuka