Warta Pramuka
Rabu, 24 Juni 2026
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU
No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU
No Result
View All Result
Warta Pramuka
No Result
View All Result

Sumpah Pemuda Itu Pramuka

PUSDATIN KWARNAS
Jumat, 30 Okt 2020
/ Info Pramuka, Kwarnas, Warta Pramuka
Telah dibaca 5291 Kali
Share on FacebookShare on Twitter

Tahun 1928 di bulan Oktober, lagu Indonesia Raya bergaung seantero negeri. Ada kata Pandu di lagu itu, sebagai simbol pengawal dengan jiwa kepemimpinan Bhinneka Tunggal Ika, Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa. Itulah makna Pandu dalam lagu Indonesia Raya, yang diciptakan dan diaransemen oleh Wage Rudolf Supratman.

Mengapa ada kata Pandu di lagu tersebut? Tentu, ada campur tangan pandu (pramuka) yang menggetarkan jiwa dan rasa nasionalisme Indonesia. Semangat pramuka di waktu itu menggumpalkan kesatuan dari beragam pemikiran, pengejawantahan kebersamaan, dan tekad kuat menjadi satu nusa, bangsa, dan bahasa. Pramuka menjadi simbol semua pemuda untuk mewakili di sebuah lagu kebangsaan Indonesia Raya.

BACA JUGA

Sekda Lampung Timur Buka Rakercab Gerakan Pramuka

Sekda Lampung Timur Buka Rakercab Gerakan Pramuka

Peserta KML Siaga dan Penggalang Kwarcab Banyumas Dibekali Materi Jurnalistik

Peserta KML Siaga dan Penggalang Kwarcab Banyumas Dibekali Materi Jurnalistik

Pramuka terus bergaung dan bergema di berbagai komunitas dengan lagu kebangsaan yang sama. Baru di tahun 1961, berbagai komunitas itu bersatu untuk menjelma satu nama Gerakan Pramuka.

Nama Pramuka, setelah 1961, terus bergema hebat sehingga muncullah nama ikonik perkemahan yakni Jambore. Kini, setiap ramai-ramai beberapa hari dengan pola inap, sering dinamakan Jambore. Ada jambore Jeep, Jambore Pemuda, Jambore Sastra, dan sebagainya.

Kembali ke gaung Pramuka, ada tonggak bersejarah bagi Pramuka Indonesia, yakni Bumi Perkemahan Cibubur, Sibolangit, Jatinangor, Karangkates, dan ribuan bumi petkemahan pramuka yang tersebar di Indonesia. Lalu, ada ikon coklat muda coklat tua untuk seragam pramuka. Ada lagu, tepuk, game, dan ikonik pramuka lainnya.

Itu semua pertanda Pramuka semakin ditempatkan terhormat oleh bangsa. Ada pengelola yang ditunjuk untuk menguatkan peran Pramuka. Pengelola itu adalah Gerakan Pramuka, bukan Badan Kepramukaan, bukan Kementerian Kepramukaan dan bukan Lembaga Kepramukaan.

Tentu, ada tekad bangsa di nama Gerakan Pramuka. Ada kata Gerakan yang bermakna tanggung jawab semua anak bangsa yang bersatu dalam sebuah gerakan membangun anak muda demi bangsanya. Gerakan Pramuka diberi ruang lebar dan luas untuk berkiprah demi Indonesia Raya.

Hanya saja, pengelola Gerakan Pramuka saat ini masih sebagian besar berlindung di pendanaan pemerintah. Peluang pendanaan dan kegiatan sebagai sebuah gerakan masih sedikit dimanfaatkan. Padahal, makna gerakan adalah lintas sektoral dan lintas disiplin.

Kini Sumpah Pemuda sudah menjadi DNA yang melekat dalam darah semua bangsa Indonesia. Pramuka yang diberi mandat dalam lagu Indonesia Raya melalui kata Pandu, harus berbuat spektakuler, meloncati gagasan saat ini, dan inovatif. Itu dapat dilakukan jika Gerakan Pramuka memang tetap menjadi gerakan.

Para anggota dewasa harus menjadi spirit bagi pramuka. Doronglah Pramuka sampai ke laut luas. Berilah tempat yang luas bagi Pramuka untuk berkreasi. Lakukan pembinaan dengan ikhlas bakti bina bangsa ber budi bawa lsksana. Pramuka itu Sumpah Pemuda. Sumpah Pemuda itu Pramuka.

Prof. Dr. Suyatno, M.Pd *) Penulis adalah Wakil Ketua / Ketua Komisi Binawasa Kwartir Nasional Gerakan Pramuka periode 2018-2023

Kata Kunci: pramuka perekat NKRIpramuka pewartapramuka siap bela negarasetiap pramuka adalah abdi masyarakat
Sebelumnya

Pramuka Berbisnis: Lukisan Masker Kak Juli Andayani

Sesudahnya

Aksi Pramuka Peduli Kwarcab Banyumas Tangani Pengungsi Banjir

Warta Terkait

Sekda Lampung Timur Buka Rakercab Gerakan Pramuka
Kwarda

Sekda Lampung Timur Buka Rakercab Gerakan Pramuka

Peserta KML Siaga dan Penggalang Kwarcab Banyumas Dibekali Materi Jurnalistik
Kwarcab

Peserta KML Siaga dan Penggalang Kwarcab Banyumas Dibekali Materi Jurnalistik

Siapkan Pembina Profesional, UMP Purwokerto Teken MoU dengan Kwarcab Banyumas
Kwarcab

Siapkan Pembina Profesional, UMP Purwokerto Teken MoU dengan Kwarcab Banyumas

Kwarcab Banyumas Berkolaborasi Dengan UMP Purwokerto, Cetak Pembina Mahir
Kwarcab

Kwarcab Banyumas Berkolaborasi Dengan UMP Purwokerto, Cetak Pembina Mahir

Kwarda Banten Pengurus Mabisakoda dan Pinsakoda Satuan Komunitas (SAKO) Sekolah Islam Terpadu (SIT) Periode 2026-2031
Kwarda

Kwarda Banten Pengurus Mabisakoda dan Pinsakoda Satuan Komunitas (SAKO) Sekolah Islam Terpadu (SIT) Periode 2026-2031

Kwarda Gerakan Pramuka Sumut Matangkan Persiapan Jambore Daerah XI: 3.058 Peserta Tercatat, 73% Berkas Sudah Terverifikasi
Kwarda

Kwarda Gerakan Pramuka Sumut Matangkan Persiapan Jambore Daerah XI: 3.058 Peserta Tercatat, 73% Berkas Sudah Terverifikasi

Next Post

Aksi Pramuka Peduli Kwarcab Banyumas Tangani Pengungsi Banjir

Kwarnas Serahkan Bantuan Seragam Pramuka dan APD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WartaTerbaru

Peserta KML Siaga dan Penggalang Kwarcab Banyumas Dibekali Materi Jurnalistik

Peserta KML Siaga dan Penggalang Kwarcab Banyumas Dibekali Materi Jurnalistik

Siapkan Pembina Profesional, UMP Purwokerto Teken MoU dengan Kwarcab Banyumas

Siapkan Pembina Profesional, UMP Purwokerto Teken MoU dengan Kwarcab Banyumas

Kwarcab Banyumas Berkolaborasi Dengan UMP Purwokerto, Cetak Pembina Mahir

Kwarcab Banyumas Berkolaborasi Dengan UMP Purwokerto, Cetak Pembina Mahir

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka

Kwarda Banten Pengurus Mabisakoda dan Pinsakoda Satuan Komunitas (SAKO) Sekolah Islam Terpadu (SIT) Periode 2026-2031

Kwarda Banten Pengurus Mabisakoda dan Pinsakoda Satuan Komunitas (SAKO) Sekolah Islam Terpadu (SIT) Periode 2026-2031

Opini Kakak

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka
Opini

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka

Bukan Sekadar Slogan, Ini Cara Pramuka Wujudkan “Now For Climate” di Hari Lingkungan Hidup 2026
Kwarcab

Bukan Sekadar Slogan, Ini Cara Pramuka Wujudkan “Now For Climate” di Hari Lingkungan Hidup 2026

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab
Agenda

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya
Kwarcab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya

Warta Pramuka

PRAMUKA.ID merupakan laman khusus Warta Gerakan Pramuka yang dikelola oleh Kwartir Nasional untuk mempublikasikan informasi dari seluruh anggota Gerakan Pramuka. #SetiapPramukaAdalahPewarta

  • Kebijakan Privasi
  • Warta Pramuka

© 2024 Warta Gerakan Pramuka

No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU

© 2024 Warta Gerakan Pramuka