PRAMUKA.ID – Salatiga, Hari Jumat, 8 Mei 2026, menjadi catatan sejarah penting bagi Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Salatiga melalui kegiatan pengukuhan Pramuka Garuda. Bertempat di lapangan olahraga SMP Negeri 2 Salatiga, pengukuhan ini diperuntukkan bagi para anggota pramuka golongan Siaga, Penggalang, dan Penegak di seluruh wilayah Salatiga. Sebanyak 138 anggota terpilih resmi menyandang predikat tertinggi dalam gerakan pramuka tersebut setelah melalui berbagai seleksi ketat. Menariknya, pangkalan SMP Negeri 10 Salatiga berhasil mencatatkan diri sebagai penyumbang Pramuka Garuda terbanyak di tingkat kota. Hal ini menjadi bukti nyata keunggulan sekolah dalam mengintegrasikan pendidikan karakter bagi para muridnya secara konsisten. Prestasi membanggakan tersebut menunjukkan bahwa semangat kepramukaan di sekolah ini sangat hidup dan berkembang pesat.
Kegiatan pengukuhan ini dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan suasana khidmat dan tertib sesuai protokol kepramukaan yang berlaku. Ketua Kwarcab Kota Salatiga, Kakak Adi Isnanto, S.Sos., M.Si., bertindak langsung memimpin prosesi didampingi jajaran sekretaris serta para andalan kwarcab. Kehadiran para pembina dari berbagai pangkalan menambah sakralnya suasana saat menyaksikan para murid dikukuhkan menjadi Pramuka Garuda. Seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan penuh disiplin hingga acara resmi berakhir pada pukul 10.30 WIB. Kehadiran para tokoh penting pramuka kota memberikan suntikan motivasi yang luar biasa bagi para tunas muda. Momen ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi bagi seluruh penggiat pramuka lintas golongan di wilayah Salatiga. Lapangan olahraga pun dipenuhi raut wajah bangga dari para orang tua yang hadir mendampingi putra-putri mereka.
Dalam pesan yang disampaikan, pembina upacara menekankan pentingnya menjaga marwah sebagai seorang Pramuka Garuda di tengah masyarakat. Kakak Adi Isnanto menyampaikan bahwa menyandang gelar Garuda berarti menjadi sosok langka yang harus siap menjadi teladan utama. Para anggota yang telah dikukuhkan diharapkan mampu memberikan dampak positif di lingkungan sekolah, rumah, maupun masyarakat luas. Hal ini selaras dengan cita-cita besar gerakan pramuka dalam mencetak generasi muda yang memiliki karakter tangguh dan berbudi pekerti luhur. Menjadi seorang Garuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus mengabdi. Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para murid agar tetap rendah hati meski telah meraih penghargaan tertinggi. Fokus utama dari predikat ini adalah kebermanfaatan diri bagi sesama manusia dan tanah air.
Kakak Ratna Dhianawati, S.Pd., M.Pd., selaku Kamabigus SMP Negeri 10 Salatiga, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian luar biasa para murid. Beliau telah memantau langsung persiapan panjang yang dilakukan sekolah untuk mengantarkan para penggalang meraih kecakapan tertinggi tersebut. “Kami sangat bersyukur karena kerja keras para murid dalam memenuhi syarat kecakapan yang berat akhirnya membuahkan hasil yang manis,” ungkap Kakak Ratna. Beliau juga menegaskan bahwa pencapaian ini adalah bagian dari strategi sekolah dalam memperkuat mental dan integritas seluruh murid. Keberhasilan pengukuhan Pramuka Garuda terbanyak merupakan bukti nyata bahwa pembinaan karakter di sekolah berjalan secara sistematis.
Di balik suksesnya pengukuhan ini, peran tim pembina pangkalan yang telah bekerja keras selama berbulan-bulan menjadi kunci utama. Kakak Yoga Mustafa, S.Pd., selaku pembina pramuka, menjelaskan bahwa persiapan intensif telah dilakukan untuk memastikan kesiapan fisik dan mental para penggalang. “Kami telah menyiapkan para calon Pramuka Garuda di pangkalan SMP Negeri 10 Salatiga selama berbulan-bulan agar mereka benar-benar kompeten,” ujar Kakak Yoga. Beliau menambahkan bahwa tantangan selama pelatihan justru membentuk solidaritas yang kuat di antara para peserta didik. Keberhasilan menjadi pangkalan dengan jumlah Garuda terbanyak se-Salatiga merupakan apresiasi atas dedikasi tanpa henti seluruh elemen sekolah. Dengan berakhirnya prosesi ini, diharapkan para murid mampu membawa perubahan nyata melalui aksi-aksi kepedulian sosial di lingkungan masing-masing. Prestasi ini sekaligus menutup rangkaian kegiatan dengan penuh kegembiraan dan semangat baru bagi seluruh peserta.
Pewarta: Yoga – Kwarcab Kota Salatiga





















