PRAMUKA.ID – Kota Serang – Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Banten sukses mengadakan kegiatan penanaman pohon dan susur sungai yang diadakan di Kecamatan Kasemen pada Sabtu (18/04). Kegiatan ini dibagi menjadi dua titik, titik pertama ada di daerah Sukadana untuk penanaman pohon serta titik kedua di Jembatan Kidemang hingga Jembatan Kenari untuk kegiatan susur sungai.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kak Lutfi Mujahidin selaku Andalan Abdi Masyarakat dan Penanggulangan Bencana Kwarda Banten, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa penanaman pohon dan susur sungai ini memiliki peran penting untuk membangun kesadaran dalam menjaga lingkungan.
“Penanaman pohon dan susur sungai memiliki peran yang penting dalam menjaga lingkungan dan membangun kesadaran bersama tentang peran penting semua elemen masyarakat untuk aktif berkontribusi terhadap lingkungan. Pramuka harus menjadi garda terdepan dan menjadi contoh di masyarakat,” ujar kak Lutfi.
Kegiatan ini diikuti oleh ratusan Pramuka Penegak dan Pandega dari berbagai Sekolah Menengah Atas, Dewan Kerja dan Perguruan Tinggi yang ada di Provinsi Banten, serta Andalan masing – masing Cabang dan Daerah. Kak Nia Kurniawati selaku Dewan Kerja Ranting Walantaka yang merupakan peserta pada penanaman pohon mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan pembelajaran yang menarik dalam melatih karakter generasi muda untuk bertindak peduli terhadap lingkungan.
“Kegiatan hari ini sangat seru walaupun cuacanya juga panas, akan tetapi kwarda Banten sukses mengemas kegiatan ini menjadi kegiatan pelatihan yang berkarakter untuk bertindak peduli terhadap lingkungan,” ujar Kak Nia.
Selain penanaman pohon, Pramuka Penegak dan Pandega Kota Serang juga ikut andil dalam kegiatan susur sungai. Kak Samudi selaku Dewan Kerja Cabang Kota Serang mengatakan bahwa kegiatan susur sungai memberikan pembelajaran menrik tentang dampak buruk membuang sampah ke sungai.
“Kegiatan susur sungai hari ini membuat kita tahu bahwa sampah yang kita buang ke sungai ternyata berdampak negatif untuk ekosistem sungai Cibanten, untuk itu saya menghimbau pada masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai,” ujar Kak Samudi
Kegiatan penanaman pohon dan susur sungai ini merupakan bentuk pemulihan lingkungan hidup serta pembelajaran bagi generasi muda tentang penting nya menjaga alam untuk investasi jangka panjang.



















