PRAMUKA.ID – Hong Kong, Minggu (1 Februari 2026), Kwartir Cabang (Kwarcab) Pulau Hong Kong (HK Island) dari Pramuka Hong Kong (Scout Association of Hong Kong/SAHK) melibatkan serta mengundang komunitas Pramuka Muslim Putri Pekerja Migran Indonesia (PMI) dalam kegiatan promosi kepramukaan yang digelar di Hong Kong, Minggu (1/2).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pramuka Hong Kong untuk memperkenalkan nilai-nilai kepramukaan yang inklusif, lintas budaya, dan relevan dengan kehidupan masyarakat multikultural di Hong Kong. Kehadiran komunitas Pramuka Muslim Putri PMI menegaskan peran penting pekerja migran Indonesia sebagai bagian dari komunitas sosial yang aktif dan berkontribusi positif.
Saat ini, tercatat lebih dari 150 ribu PMI bekerja di Hong Kong, dengan mayoritas berprofesi sebagai Asisten Rumah Tangga (ART). Mereka berperan penting dalam kehidupan rumah tangga masyarakat Hong Kong, khususnya dalam mendidik dan mengasuh anak-anak serta merawat para lansia. Dengan rata-rata upah sekitar Rp10 juta per bulan, para PMI tidak hanya menopang perekonomian keluarga di tanah air, tetapi juga berkontribusi langsung pada kesejahteraan sosial di Hong Kong.
Pada akhir pekan, khususnya hari Minggu, para PMI biasa berkumpul di Victoria Park, Causeway Bay, yang telah menjadi ruang interaksi sosial, budaya, dan komunitas bagi pekerja migran Indonesia. Momentum tersebut dimanfaatkan oleh Kwarcab Pulau Hong Kong untuk memperkenalkan kegiatan kepramukaan yang bersifat edukatif, membangun karakter, serta memperkuat persaudaraan lintas bangsa.
Melalui kolaborasi ini, Pramuka Hong Kong berharap nilai-nilai dasar kepramukaan seperti disiplin, kepemimpinan, pengabdian, dan persaudaraan dunia dapat semakin dikenal dan dirasakan manfaatnya oleh komunitas PMI, khususnya Pramuka Muslim Putri yang tetap aktif berkegiatan meskipun berada di luar negeri.
Kegiatan ini juga menjadi simbol pengakuan atas dedikasi para PMI sebagai agen pendidikan informal dalam keluarga-keluarga Hong Kong, sekaligus mempererat hubungan antara komunitas kepramukaan internasional dengan pekerja migran Indonesia.
Pewarta: Brata Tryana Hardjosubroto – APR Scout Committee





















