Warta Pramuka
Selasa, 15 September 2026
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU
No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU
No Result
View All Result
Warta Pramuka
No Result
View All Result

Kontingen Daerah Lampung Tampilkan Tari Kayu Saso: Simbol Kekuatan dan Keteguhan di Pentas Seni Pertikawan Nasional

Publikasi
Jumat, 27 Sep 2024
/ Kwarnas, Saka
Telah dibaca 2972 Kali
Kontingen Daerah Lampung Tampilkan Tari Kayu Saso: Simbol Kekuatan dan Keteguhan di Pentas Seni Pertikawan Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

PRAMUKA.ID – Kegiatan Pentas Seni Pertikawan Nasional 2024 di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur menjadi ajang bagi kontingen dari seluruh penjuru Indonesia untuk menampilkan warisan budaya dan kearifan lokal mereka. Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari Kontingen Daerah Lampung dengan tarian khasnya yang disebut Tari Kayu Saso.

Menurut Tiara Yuliana, salah satu penari sekaligus wakil dari Kontingen Daerah Lampung, tarian ini memiliki makna yang mendalam. “Kayu Saso berarti kayu yang kuat. Tarian ini menggambarkan kekokohan dan keteguhan pendirian, layaknya pohon yang tetap tegak meskipun mengalami banyak rintangan, seperti ditebang atau diterpa badai,” ujar Tiara saat diwawancarai usai penampilannya. Makna tersebut, lanjutnya, sangat sesuai dengan tema alam yang diusung dalam acara perkemahan tahun ini, di mana kekuatan dan keuletan alam menjadi inspirasi utama.

BACA JUGA

Kwarnas dan UMY Jajaki Kolaborasi Pengembangan Kapasitas Generasi Muda

Kwarnas dan UMY Jajaki Kolaborasi Pengembangan Kapasitas Generasi Muda

Kwarnas Matangkan Persiapan Jota Ke-89 Dan Joti Ke-47 Tingkat Nasional 2026

Kwarnas Matangkan Persiapan Jota Ke-89 Dan Joti Ke-47 Tingkat Nasional 2026

Para penari yang seluruhnya adalah putri dari Kwartir Cabang Lampung Timur mengenakan kostum yang mencolok, didesain dengan warna-warna alam seperti hijau tua dan coklat, menyerupai warna kulit pohon yang kokoh. Meskipun tanpa properti tambahan seperti tongkat atau alat musik, keunikan tarian ini justru terletak pada gerak tubuh yang memancarkan karakter kuat, persis seperti batang kayu yang tak mudah goyah.

“Tidak ada alat atau properti khusus yang digunakan dalam tarian ini, tapi kami berusaha mencerminkan kekuatan dan ketangguhan lewat kostum dan gerakan yang menggabungkan keanggunan dan kekuatan,” tambah Tiara.

Penampilan Tari Kayu Saso mendapat sambutan hangat dari penonton yang memenuhi area panggung utama. Gerakan tarian yang enerjik namun tetap selaras dengan irama musik tradisional berhasil menciptakan suasana yang memukau. Setiap langkah dan gerak tangan dari para penari bagaikan cerita yang mengisahkan perjalanan pohon Kayu Saso dari tunas kecil hingga menjadi pohon besar yang kokoh, meskipun menghadapi segala tantangan.

Lewat tarian ini, Kontingen Daerah Lampung ingin menyampaikan pesan tentang pentingnya keteguhan dan kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. “Tari Kayu Saso adalah simbol dari keteguhan hati yang tetap bertahan di tengah cobaan, sama seperti tema yang kami usung di perkemahan ini,” jelas Tiara, menutup penjelasannya dengan senyum bangga.

Dengan menampilkan tarian yang sarat makna ini, Kontingen Daerah Lampung tidak hanya berhasil memukau penonton, tetapi juga mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga semangat yang teguh, baik dalam melestarikan budaya maupun dalam kehidupan sehari-hari. Tarian ini menjadi salah satu bukti bahwa seni budaya Indonesia memiliki kekuatan untuk menyampaikan nilai-nilai kehidupan yang universal dan inspiratif.

Penulis : Mira Octaviani (Humas Pertikawan)

Kata Kunci: Pertikawanpertikawan nasional
Sebelumnya

Semangat Perjuangan dan Kearifan Lokal: Maluku Unjuk Kebolehan di Pentas Seni Pertikawan Nasional

Sesudahnya

Kontingen Daerah Sumatera Utara Perkenalkan Kekayaan Etnis di Pentas Seni Pertikawan Nasional

Warta Terkait

Kwarnas dan UMY Jajaki Kolaborasi Pengembangan Kapasitas Generasi Muda
Kwarnas

Kwarnas dan UMY Jajaki Kolaborasi Pengembangan Kapasitas Generasi Muda

Kwarnas Matangkan Persiapan Jota Ke-89 Dan Joti Ke-47 Tingkat Nasional 2026
Kwarnas

Kwarnas Matangkan Persiapan Jota Ke-89 Dan Joti Ke-47 Tingkat Nasional 2026

Kwarnas Sambut Inisiatif Buku Pembelajaran Ekstrakurikuler Pramuka Untuk Generasi Emas
Kwarnas

Kwarnas Sambut Inisiatif Buku Pembelajaran Ekstrakurikuler Pramuka Untuk Generasi Emas

Garuda Indonesia Hadirkan Penawaran Khusus bagi Anggota Gerakan Pramuka
Kwarnas

Garuda Indonesia Hadirkan Penawaran Khusus bagi Anggota Gerakan Pramuka

Majalah Gema Pramuka Edisi 3 Telah Hadir!
Kwarnas

Majalah Gema Pramuka Edisi 3 Telah Hadir!

Kwarnas Gelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Jamnas XII Tahun 2026
Kwarnas

Kwarnas Gelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Jamnas XII Tahun 2026

Next Post
Kontingen Daerah Sumatera Utara Perkenalkan Kekayaan Etnis di Pentas Seni Pertikawan Nasional

Kontingen Daerah Sumatera Utara Perkenalkan Kekayaan Etnis di Pentas Seni Pertikawan Nasional

Pesan dari Tanah Gayo: Kontingen  Daerah Aceh Suguhkan Tarian Simbolik Gajah dan Elang di Pentas Seni Pertikawan Nasional

Pesan dari Tanah Gayo: Kontingen Daerah Aceh Suguhkan Tarian Simbolik Gajah dan Elang di Pentas Seni Pertikawan Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WartaTerbaru

Kwarnas dan UMY Jajaki Kolaborasi Pengembangan Kapasitas Generasi Muda

Kwarnas dan UMY Jajaki Kolaborasi Pengembangan Kapasitas Generasi Muda

Teguhkan Karakter Generasi Muda Teladan, Kwarcab Tulungagung Kukuhkan 568 Pramuka Garuda

Teguhkan Karakter Generasi Muda Teladan, Kwarcab Tulungagung Kukuhkan 568 Pramuka Garuda

Saka Bakti Husada Dinkes Muba Kwarcab Musi Banyuasin Kwarda Sumatera SelatanTerima Penghargaan Lencana Panca Warsa pada Peringatan Hari Pramuka

Saka Bakti Husada Dinkes Muba Kwarcab Musi Banyuasin Kwarda Sumatera SelatanTerima Penghargaan Lencana Panca Warsa pada Peringatan Hari Pramuka

Kwarnas Matangkan Persiapan Jota Ke-89 Dan Joti Ke-47 Tingkat Nasional 2026

Kwarnas Matangkan Persiapan Jota Ke-89 Dan Joti Ke-47 Tingkat Nasional 2026

Pramuka Kwarran Cepu Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga

Pramuka Kwarran Cepu Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga

Opini Kakak

Bukan Sekadar Janji: Cara Pramuka Tetap Slay Dan Relevan Di Era Digital
Opini

Bukan Sekadar Janji: Cara Pramuka Tetap Slay Dan Relevan Di Era Digital

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka
Opini

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka

Bukan Sekadar Slogan, Ini Cara Pramuka Wujudkan “Now For Climate” di Hari Lingkungan Hidup 2026
Kwarcab

Bukan Sekadar Slogan, Ini Cara Pramuka Wujudkan “Now For Climate” di Hari Lingkungan Hidup 2026

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab
Agenda

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab

Warta Pramuka

PRAMUKA.ID merupakan laman khusus Warta Gerakan Pramuka yang dikelola oleh Kwartir Nasional untuk mempublikasikan informasi dari seluruh anggota Gerakan Pramuka. #SetiapPramukaAdalahPewarta

  • Kebijakan Privasi
  • Warta Pramuka

© 2024 Warta Gerakan Pramuka

No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU

© 2024 Warta Gerakan Pramuka