PRAMUKA.ID – Jakarta – Kwartir Nasional Gerakan Pramuka melalui Bidang Pembinaan Anggota Dewasa (Binawasa) menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembina dan tenaga pendidik kepramukaan di seluruh Indonesia. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna Andalan Nasional Tahun 2026, yang memaparkan evaluasi program 2025 sekaligus arah kebijakan strategis Binawasa ke depan.
Wakil Ketua Kwarnas Bidang Binawasa, Kak Dr. Rahmansyah, M.Si., menjelaskan bahwa penguatan sumber daya manusia dewasa menjadi kunci keberlanjutan dan mutu pendidikan kepramukaan di tengah tantangan zaman.
“Pembinaan anggota dewasa tidak hanya berorientasi pada jumlah, tetapi pada mutu dan pengakuan kompetensi. Karena itu, Binawasa mendorong sistem pembinaan yang terstruktur, terukur, dan berkelanjutan,” ujar Kak Rahmansyah.
Sepanjang tahun 2025, Binawasa telah melaksanakan sejumlah kegiatan strategis, di antaranya penyusunan pedoman implementasi Permen Dikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 tentang penyelenggaraan ekstrakurikuler kepramukaan di satuan pendidikan formal, serta penyusunan draf petunjuk penyelenggaraan Narakarya dan Naratama sebagai tindak lanjut pascakursus Pembina dan Pelatih Pembina Pramuka.
Selain itu, Binawasa juga melakukan persiapan pendirian Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Gerakan Pramuka, pengembangan sistem registrasi kursus tenaga pendidik kepramukaan (E-Diklat), serta persiapan awal Karang Pamitran Nasional (KPN) Tahun 2028 yang direncanakan berlangsung di Kwarda Lampung.
Memasuki tahun 2026, program Binawasa difokuskan pada pengembangan database anggota dewasa, peningkatan mutu tenaga pendidik melalui penyusunan pedoman Pembina Pramuka Berprestasi, serta sertifikasi Pembina dan Pelatih Pembina Pramuka melalui pendirian LSP Gerakan Pramuka.
“Sertifikasi menjadi langkah penting agar kompetensi pembina dan pelatih Pramuka diakui secara profesional. Ini juga bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan publik terhadap pendidikan kepramukaan,” tegas Kak Rahmansyah.
Melalui rangkaian program tersebut, Binawasa berharap Gerakan Pramuka semakin mampu menghadirkan pembina dan tenaga pendidik yang adaptif, profesional, serta relevan dengan kebutuhan generasi muda dan perkembangan pendidikan nasional.


















