PRAMUKA.ID – Penampilan kolosal Pramuka Banyumas, memaksa para undangan enggan meninggalkan GOR Satria Purwokerto setelah Upacara Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah, Kamis 10 September 2026. Usai upacara tersebut, ribuan pasang mata disuguhi aksi kolosal anggota Gerakan Pramuka Banyumas yang tampil atraktif dan penuh kejutan. Lapangan GOR Satria mendadak berubah menjadi panggung raksasa. Ratusan anggota Pramuka Banyumas bergerak dalam berbagai formasi, menyajikan perpaduan seni, keterampilan dan ketangkasan kepramukaan.
Aksi tersebut sukses mencuri perhatian jajaran pengurus Gerakan Pramuka se-Jawa Tengah yang hadir dalam upacara.
Berbagai atraksi ditampilkan secara bergantian dan dikemas dalam satu rangkaian pertunjukan. Mulai dari tari, kolone tongkat, semaphore dance, pionering, drumband, hingga atraksi lainnya. Bukan hanya jenis atraksinya yang menarik. Formasi besar yang dimainkan para anggota Pramuka Banyumas menjadi salah satu daya tarik utama. Barisan bergerak membentuk pola-pola tertentu secara serentak, menciptakan visual yang semakin memukau ketika dilihat dari kejauhan maupun dari atas. Permainan bendera juga turut memperkuat penampilan. Gerakan yang dilakukan secara kompak berpadu dengan perubahan formasi yang terus berganti.
Dentuman drumband menjadi pengikat suasana. Sementara gerakan semaphore, kolone tongkat dan berbagai keterampilan lainnya menunjukkan bahwa Pramuka memiliki ruang kreativitas yang sangat luas.
Penampilan tersebut sontak mendapat perhatian dari para peserta dan tamu undangan. Tepuk tangan mengiringi aksi demi aksi yang ditampilkan hingga pertunjukan berakhir.
Atraksi kolosal ini sekaligus menjadi bukti bahwa Pramuka Banyumas mampu mengemas keterampilan kepramukaan menjadi pertunjukan yang atraktif, kreatif dan sarat kekompakan. Lebih dari sekadar hiburan, aksi tersebut memperlihatkan hasil dari proses latihan, kedisiplinan dan kerja sama. Sebab, untuk membentuk ratusan anggota menjadi satu kesatuan formasi diperlukan konsentrasi, ketepatan gerak dan kekompakan yang tidak sedikit.
Momentum tersebut menjadi penutup yang berkesan dalam rangkaian Upacara Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kwarda Jawa Tengah di Banyumas.
Usai upacara, Pramuka Banyumas mengambil alih lapangan. Bukan dengan pidato panjang, tetapi dengan gerak, formasi, musik dan keterampilan yang membuat lapangan GOR Satria hidup
Pewarta: Tommy Parsito – Kwarcab Banyumas






















