PRAMUKA.ID – Denpasar, Gubernur Bali Wayan Koster resmi menerima penghargaan Lencana Melati dari Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka pada momentum Peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun 2026. Penyerahan tanda kehormatan tersebut berlangsung di Denpasar pada Kamis (26/8/2026).
Lencana Melati diserahkan oleh Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda (Waka Binamuda) Kwarda Bali, Bagus Partha Wijaya, dengan didampingi Sekretaris Kwarda Bali, Dr. Ni Luh Putu Widyantari, beserta jajaran Andalan Kwarda Bali.
Lencana Melati merupakan penghargaan tertinggi dalam struktur Gerakan Pramuka di Indonesia. Tanda kehormatan ini dianugerahkan kepada sosok yang dinilai memberikan jasa, kontribusi, dan pengabdian luar biasa bagi kemajuan Gerakan Pramuka.
“Penghargaan ini menjadi pelecut semangat untuk terus mengabdi. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk mengedepankan kerja ikhlas, kerja cerdas, kerja keras, dan kerja tuntas yang berpolakan kolaborasi demi ketangguhan bangsa,” ujar Gubernur Koster yang juga menjabat Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Bali.
Gubernur Koster menegaskan bahwa prinsip kepramukaan sangat selaras dengan visi pembangunan daerah Bali, yaitu “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru. Visi ini bertujuan menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya demi mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia secara sakala-niskala.
Implementasi nilai-nilai kepramukaan dan visi daerah tersebut diterjemahkan ke dalam tiga pilar prioritas:
Pelestarian Alam & Lingkungan: Menjaga keharmonisan ekosistem, pengelolaan sampah berbasis sumber, serta mendorong Bali mandiri energi berbasis energi bersih.
Penguatan Adat & Budaya: Mengukuhkan kedudukan Desa Adat, tradisi, seni, serta nilai-nilai kearifan lokal Bali.
Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat: Memperkuat layanan pendidikan, kesehatan, serta pengembangan ekonomi berbasis budaya dan digital.
Melalui penerimaan Lencana Melati ini, sinergi antara Pemprov Bali dan Gerakan Pramuka diharapkan semakin solid dalam mencetak generasi muda Bali yang berkarakter, tangguh, dan berwawasan lingkungan.
Pewarta: Rudianto Kwarda Bali






















