PRAMUKA.ID – Gerakan Pramuka terus mendorong para anggota muda untuk mengembangkan potensi dan segala dimensi kepribadian secara seimbang, termasuk pada Pramuka tingkat Penggalang. Pada kegiatan Lomba Tingkat (LT) II untuk Pramuka penggalang yang diselenggarakan Kwartir ranting Gerakan Pramuka Patimpeng, puluhan anggota muda/peserta didik pramuka penggalang dibawah naungan gugus depan se-Kwartir ranting Patimpeng, Kabupaten Bone yang terdiri dari siswa SMP/MTsN dan SD/MI mengikuti lomba pionering yang dipusatkan di lapangan Bumi perkemahan Latobang, Desa Patimpeng, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. (Jumat, 14/08/2026).
Kegiatan ini merupakan agenda mata lomba dari kegiatan LT-II Tahun 2025. Menurut Ketua DKR (Dewan Kerja Ranting) Patimpeng, Kakak Saiful, bahwa lomba pionering ini adalah salah satu teknik pramuka dalam penggunaan peralatan tongkat dan tali yang dirangkai menjadi sebuah model suatu objek.
“Lomba ini bertujuan untuk memberi informasi, ilmu baru, dan mengasah keterampilan peserta dalam membuat model suatu objek sederhana yang nantinya dapat diaplikasikan di kehidupan pada saat dan sesudah kegiatan kepramukaan” tutur kak Saiful.
Pada saat lomba, para peserta juga didampingi oleh kakak-kakak binadamping dari DKR Patimpeng yang setia mendampingi para peserta dalam menjalankan tugasnya dalam lomba tersebut.
Pramuka Penggalang SD Inpres 3/77 Masago pun turut menjadi peserta dalam lomba ini, mereka terlihat kompak, antusias dan semangat menjalani lomba ini. Menurut salah satu Bina Damping yaitu kakak Merlina Putri mengatakan bahwa lomba pionering ini sangat bermanfaat bukan cuma untuk para peserta, tapi juga untuk kami yang pernah melakukan pembinaan dalam rangka sangga kerja LT-II di semua pangkalan gugusdepan wilayah Kwarran Patimpeng. “Manfaatnya bagi kami dan para peserta diantaranya memupuk rasa kebersamaan, kekompakan, dan kerjasama yang baik antar peserta” ucap kak Merlina didampingi Bina Damping Kak A.Sahda Rafika dan Kakak Rasni, SPd selaku pembina putri SD Inpres 3/77 Masago.
Kegiatan pionering ini memang menstimulasi proyeksi pemikiran peserta dalam merancang suatu objek sebenarnya. Di lomba tersebut, para peserta menunjukkan kreativitas dan inovasi mereka dalam membangun struktur pionering yang unik dan inovatif dengan membangun struktur pionering yang kuat, stabil, dan estetis.
Lomba pionering ini dinilai berdasarkan beberapa aspek, termasuk kreativitas, kekuatan struktur, dan estetika. Juri akan menilai setiap struktur pionering yang dibangun oleh peserta dan memberikan nilai berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.
Pewarta: Yusran AY.NS (Saka Tarunabumi / ISJ Sulsel #2109)






















