PRAMUKA.ID – Sebanyak 64 regu Pramuka Penggalang dari berbagai Gugus Depan se-Kwartir Ranting Karangrayung mengikuti Jambore Ranting (Jamran) Karangrayung Tahun 2026 yang berlangsung selama tiga hari, 12–14 Agustus 2026, di Lapangan Desa Nampu, Kecamatan Karangrayung.
Kegiatan yang mengusung tema “Bersaudara, Berbudaya, Berbakti, Berkreasi” (BERAKSI) tersebut diikuti 34 regu putra dan 30 regu putri menjadi wadah bagi anggota Pramuka Penggalang untuk mempererat persaudaraan, mengembangkan karakter, meningkatkan keterampilan kepramukaan, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat, serta menyalurkan kreativitas.
Disampaikan oleh Kak Agus Hery Susanto, Ketua Kwartir Ranting Karangrayung, peserta mengikuti berbagai aktivitas kepramukaan dan pembinaan karakter, antara lain anjangsana, permainan besar, outbound, apel, olahraga, ibadah, korve, pentas seni, pionering, Penggalang Pintar, penjelajahan, malam api unggun, hingga malam Inagurasi.
Para pembina pendamping juga mengikuti Gelang Ajar yang memberikan pembelajaran mengenai manajemen pengelolaan latihan Pramuka di Gugus Depan.
Keseruan kegiatan yang digelar di Jambore Ranting Karangrayung membuat para peserta bersemangat dalam mengikuti kegiatan. Salah satu kegiatan yang menantang adalah Pramuka Penggalang Pintar, Dimana masing masing regu diuji kebolehannya tentang pengetahuan dan keterampilan dasar Pramuka Penggalang. Dengan materi yang meliputi kepramukaan diantaranya sejarah Gerakan Pramuka, Lambang, motto, dan kode kehormatan Pramuka dan pengetahuan umum tentang Pancasila dan UUD 1945, Wawasan kebangsaan, Sejarah Indonesia dan juga ketrampilan kepramukaan.
Rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan Upacara Hari Pramuka dan Penutupan Jambore pada 14 Agustus 2026.
Meski perkemahan berakhir, semangat BERAKSI diharapkan tetap dibawa pulang. Persaudaraan, budaya disiplin, kepedulian terhadap sesama dan lingkungan, serta kreativitas diharapkan terus diterapkan peserta di Gugus Depan dan dalam kehidupan sehari-hari.
Jambore Ranting Karangrayung 2026 tidak sekedar perkemahan, diharapkan menjadi tempat belajar, berkarya, dan mengabdi untuk membentuk Pramuka yang siap bersaudara, berbudaya, berbakti, dan terus berkreasi “ pungkas Kak Agus Hery.
Pewarta: Agus – Kwarcab Grobogan






















