PRAMUKA.ID – Pendidikan Kepramukaan adalah proses pembentukan kepribadian, kecakapan hidup, dan akhlak mulia Pramuka melalui penghayatan dan pengamalan nilai-nilai kepramukaan. Momentum Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan di Ambalan Aji Saka dan Dewi Sekartaji Gugus Depan Grobogan 14-049/14-060 SMA Negeri 1 Karangrayung yang dilaksanakan pada tanggal 7 – 8 Agustus 2026 dimanfaatkan oleh Dewan Kerja Cabang (DKC) Kwartir Cabang Grobogan untuk menyampaikan sosialisasi Pola dan Mekanisme Pembinaan bagi Pramuka Penegak.
Dihadapan Pengurus Dewan Ambalan dan Tamu Ambalan, Erganza Shandya Pengurus DKC Grobogan menyampaikan bahwa Ambalan adalah satuan gerak untuk golongan Pramuka Penegak, dan dipimpin oleh Pradana dengan pendamping pembina ambalan, Pramuka Penegak berumur 16 -20 Tahun dengan tahapan mekanisme dari menjadi Tamu Ambalan, Calon Penegak dan selanjutnya Calon Penegak yang telah memenuhi Syarat Kecakapan Umum (SKU) bagi Penegak Bantara dan mentaati adat ambalam dilantik menjadi Penegak Bantara.
Ergansa juga menambahkan bahwa dalam dunia penegak ada beberapa wadah pembinaan, diantaranya di Gugus Depan, Satuan Karya dan Kwartir,apabila prosesnya diikuti dengan baik banyak kegiatan yang menarik, menantang dan ada nilai-nilai pendidikan di dalamnya.
Prinsip dari Pembinaan Pramuka penegak adalah untuk mempersiapkan diri sebagai pemimpin yang bertanggungjawab kepada diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa, negara dan Tuhan Yang Maha Esa, melalui tri bina yaitu: bina diri, bina satuan, dan bina masyarakat.
Sementara itu disampaikan oleh Kak Ika Agustiningsih, Pembina Pramuka SMA Negeri 1 Karangrayung, kegiatan yang berlangsung dua hari ini dibuka oleh Ketua Majelis Pembimbing GugusDepan (Kamabigus/Kepala Sekolah) Kak Abas Dwi Hasan dan diikuti peserta sebanyak 360 orang, selain materi dari DKC Kwarcab Grobogan para peserta diajak kegiatan jelajah alam untuk mengetahui lingkungan sekitar pangkalan Gugus Depan.
Pewarta: Agus – Kwarcab Grobogan


















