PRAMUKA.ID – Kupang, Upacara Pembukaan Jambore Daerah (Jamda) X Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Nusa Tenggara Timur berlangsung khidmat dan meriah pada Rabu (29/7). Kegiatan yang menjadi ajang pertemuan Pramuka Penggalang se-Provinsi NTT tersebut secara resmi dibuka oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka NTT.
Momentum pembukaan Jamda X ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kontingen Kwartir Cabang Lembata. Pasalnya, dua anggota kontingen dipercaya mengemban tugas penting dalam prosesi upacara pembukaan. Kepercayaan tersebut menjadi bukti kualitas pembinaan kepramukaan di Kabupaten Lembata.
Abidah Putri Hamid, anggota Gudep MTs Negeri 2 Lembata, tampil sebagai Master of Ceremony (MC) Utama, memandu seluruh rangkaian upacara dengan penuh percaya diri, santun, dan profesional. Sementara itu, Satrianto Darmawan Bahy dari MTs Negeri 3 Lembata mendapat kehormatan sebagai Komandan Peleton Pengibar Bendera Jamda X NTT, memimpin pasukan pengibar bendera dengan disiplin dan penuh wibawa.
Kepercayaan yang diberikan kepada kedua peserta tersebut merupakan hasil dari proses seleksi dan pembinaan yang matang, sekaligus menjadi kebanggaan bagi Kwartir Cabang Lembata yang mampu menghadirkan putra-putri terbaiknya pada ajang kepramukaan tingkat provinsi.
Dalam amanatnya, Gubernur Nusa Tenggara Timur menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Gerakan Pramuka sebagai organisasi pendidikan nonformal yang telah berperan besar dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, Gerakan Pramuka tidak hanya membekali kaum muda dengan keterampilan dan kepemimpinan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai disiplin, gotong royong, cinta tanah air, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
Gubernur juga mengajak seluruh anggota Pramuka di Nusa Tenggara Timur untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah. Ia menegaskan bahwa generasi muda merupakan aset strategis yang harus dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas, berkarakter, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di NTT.
Keberhasilan dua anggota Kontingen Lembata menjadi petugas pada upacara pembukaan menjadi motivasi bagi seluruh peserta Jamda X untuk terus menunjukkan kemampuan terbaiknya selama kegiatan berlangsung. Prestasi tersebut sekaligus memperkuat optimisme bahwa Gerakan Pramuka di Kabupaten Lembata terus melahirkan generasi muda yang unggul, berprestasi, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi daerah, bangsa, dan negara.
“Kepercayaan adalah prestasi yang lahir dari disiplin, kerja keras, dan pembinaan yang berkelanjutan. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh Pramuka Lembata untuk terus berkarya dan mengharumkan nama daerah di setiap kesempatan.”
Pewarta: Veky – Kwarcab Lembata Ntt




















