PRAMUKA.ID – Kota Tangerang – Kabar duka tersiar di grup Whatsapp Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Tangerang, Minggu pagi 7 Juni 2026 diinfokan, Kak Herman, sosok Pramuka yang banyak dikenal di wilayah Tangerang Raya bahkan Banten, meninggal dunia.
Banyak yang bertanya, apakah benar yang meninggal itu Kak Herman yang tiap ada kegiatan kepramukaan hadir membersamai?
Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat Hubungan Masyarakat (Abdimas Humas) Kwarcab Kota Tangerang Kak Bobby Yunandar menjawab pertanyaan keraguan itu.
“Betul kak, saat ini almarhum berada di RS Tobat Balaraja. Pihak keluarga sudah bergerak ke Balaraja, DUM,” tulis Kak Bobby Yunandar.
Bersama Tim Pramuka Peduli dan Rintisan Saka Patriot Kwarcab Kota Tangerang, dengan satu unit mobil ambulan, Kak Bobby Yunandar bergerak menuju RS Tobat di Balaraja Kabupaten Tangerang menjemput jenazah Kak Herman untuk dibawa ke kediaman almarhum di Jalan TMP Taruna Kota Tangerang.
“Innalillahi wa innailaihi roji’un. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum. Terima kasih atas segala pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan selama hayatnya. Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosanya, menerima amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin ya Rabbal ‘alamin,” tulis Ketua Kwarcab Kota Tangerang, Kak Suli Rosadi di grup Whatsapp.
Walikota sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kota Tangerang, Kak Sachrudin hadir takziah menyampaikan bela sungkawa ke kediaman almarhum Kak Herman.
Di kalangan Gerakan Pramuka Tangerang (Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan) bahkan Banten, Kak Herman adalah tokoh Pramuka nan sederhana.
Lahir di Solo 21 Juli 1955, Kak Herman meninggal dunia akibat korban kecelakaan lalu lintas. Almarhum Kak Herman tengah mengayuh sepeda dan masih mengenakan seragam Pramuka lengkap dengan scarf merah putih diduga tertabrak kendaraan.
“Giat malam Minggu. Evakuasi lakalantas. TKP Jl. Raya Serang No.Km. 10, RT.10/RW.05, Bitung Jaya, Kec. Cikupa, Kabupaten Tangerang. Korban meninggal dunia di tempat (dengan Cidera kepala berat). demikian infonya tks,” itulah informasi yang beredar di Whatsapp.
Kak Herman dikenal luas karena dedikasinya yang luar biasa dalam memegang teguh nilai-nilai kepramukaan sejati di kehidupan sehari-hari. Ia selalu konsisten memakai seragam lengkap Pramuka sejak puluhan tahun lalu di berbagai kesempatan, baik saat menghadiri acara resmi maupun di kesehariannya. Bersepeda, kemana pun Kak Herman bepergian menghadiri kegiatan kepramukaan.
“Hari Rabu malam Kamis saya dengan Om Andes Respati Hirawani ktemu dengan Alm di Cafe Legend….,” tulis Ketua Harian Koni Kota Tangerang, Kak Arsani Maidi di grup Whatsapp Koni Kota Tangerang.
Wakil Ketua Bidang Satuan Karya, Satuan Komunitas (Saka Sako) Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tangerang, Kak Aries Munandar bertutur,
“Jumat pagi kemarin alm Kak Herman telp terakhir ngasih tahu HP nya dah idup lagi, beli nomor baru dan sehat2 katanya.”
Kak Herman, disholatkan di Masjid Raya Al-A’zhom Kota Tangerang, Minggu siang 7 Juni 2026. Ketika diturunkan dari ambulan untuk dibawa ke dalam masjid guna sholat jenazah, dilakukan prosesi secara Pramuka. Demikian pula di pemakaman TPU Rawa Kucing Kecamatan Neglasari, dilakukan prosesi Pramuka.
Selamat jalan Kak Herman. Semoga husnul khotimah.




















