PRAMUKA.ID – Lembata, Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Ujian Pramuka Penggalang Garuda, Gugus Depan 06.001/06.002 Pangkalan MTsN 2 Lembata menggelar pertemuan koordinasi bersama para Pembina Gudep, Ketua Kwartir Ranting Nubatukan, dan tokoh masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas MTsN 2 Lembata tersebut dihadiri oleh 12 orang penguji yang berasal dari unsur Kwartir Ranting Nubatukan, Gugus Depan dan Tokoh Masyarakat.
Pertemuan ini menjadi langkah awal yang penting untuk menyamakan persepsi serta memperkuat sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pengujian Pramuka Penggalang Garuda. Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh semangat, mencerminkan komitmen bersama dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, mandiri, dan berjiwa kepemimpinan.
Dalam sambutannya, Ketua Kwartir Ranting Nubatukan, Kak Aloysius Pendita Kerans, menekankan pentingnya kegiatan kepramukaan sebagai wadah pembentukan karakter peserta didik. Menurutnya, pendidikan kepramukaan tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga membentuk pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
“Pramuka merupakan salah satu sarana pendidikan karakter yang sangat efektif. Melalui kegiatan kepramukaan, peserta didik dilatih untuk menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, serta mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan dengan penuh percaya diri,” ujar Kak Aloysius di hadapan para penguji.
Selanjutnya, Kak Sani selaku Pembina Putra memberikan pemaparan mengenai teknis pelaksanaan Ujian Pramuka Penggalang Garuda. Dalam penjelasannya, ia menguraikan berbagai tahapan pengujian, instrumen penilaian, serta mekanisme yang harus dipedomani oleh seluruh penguji agar proses penilaian berlangsung objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kak Sani juga menegaskan bahwa seorang calon Pramuka Garuda harus mampu menunjukkan kompetensi yang utuh, baik dari aspek keterampilan kepramukaan, kepemimpinan, pengabdian kepada masyarakat, maupun pengamalan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.
Pertemuan yang berlangsung dengan penuh antusiasme tersebut ditutup oleh Ketua Gugus Depan 06.001/06.002 MTsN 2 Lembata, Kak Zul, yang menyampaikan harapannya agar seluruh proses pengujian dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan Pramuka Garuda yang benar-benar layak menjadi teladan.
“Pramuka Garuda bukan sekadar sebuah penghargaan, melainkan simbol keteladanan, dedikasi, dan kesiapan seorang Pramuka untuk menjadi pelopor kebaikan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, proses pengujiannya harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab agar mampu melahirkan Pramuka-pramuka terbaik yang akan menjadi kebanggaan gugus depan, sekolah, dan daerah,” tegas Kak Zul.
Melalui pertemuan ini, MTsN 2 Lembata menunjukkan keseriusannya dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka. Dengan kolaborasi yang kuat antara gugus depan, kwartir ranting, pembina, dan tokoh masyarakat, diharapkan pelaksanaan Ujian Pramuka Penggalang Garuda dapat berjalan sukses serta melahirkan generasi penerus yang berkarakter, berintegritas, dan siap mengabdi untuk bangsa dan masyarakat.
Pewarta: Veky





















