PRAMUKA.ID – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan resmi menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026. Acara yang menjadi agenda strategis tahunan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional (Sekjen Kwarnas), kakak Mayjen TNI (Purn) Dr. Bachtiar Utomo, S.I.P., M.A.P. yang mewakili Ketua Kwarnas, bertempat di Golden Ballroom Makassar Golden Hotel (MGH) Makassar, (Sabtu, 25/4/2026).
Rakerda yang berlangsung selama dua hari, yakni 25 hingga 26 April 2026, ini mengusung agenda utama sinkronisasi program kerja nasional dengan daerah, serta penguatan sinergi antar-kwartir cabang di seluruh Sulawesi Selatan.
Pembukaan Rakerda ini terasa istimewa dengan kehadiran jajaran pimpinan Kwartir Nasional. Selain Sekjen Kwarnas, turut hadir:
Waka Kwarnas bidang Binawasa (Pembinaan Anggota Dewasa) Kak Dr. H. Rahmansyah, M.Si, dan Waka Kwarnas bidang Saka, Sako, dan Gugus Darma, Kak Irjen Pol. (Purn) Drs. Wahyu Adi. Kehadiran para pimpinan pusat ini bertujuan untuk memberikan arahan langsung terkait kebijakan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan Pramuka Sulawesi Selatan serta sekaligus penguatan satuan karya.
Dari jajaran tuan rumah, hadir jajaran Majelis Pembimbing Daerah (Mabida), Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Sulsel, kakak Adnan Purichta Ichsan didampingi oleh para Wakil Ketua Kwarda Sulsel, serta para andalan daerah lainnya. Selain itu, hadir pula perwakilan dari BNN Provinsi Sulawesi Selatan sebagai bentuk komitmen nyata Gerakan Pramuka dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.
Dalam sambutannya, Sekjen Kwarnas mengapresiasi akselerasi Kwarda Sulsel dalam menjalankan roda organisasi. Beliau menekankan pentingnya Gerakan Pramuka untuk terus beradaptasi dengan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka.
”Rakerda ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum untuk memastikan bahwa Gerakan Pramuka di Sulawesi Selatan tetap relevan, solutif, dan menjadi garda terdepan dalam pembentukan karakter kaum muda,” ujar Sekjen Kwarnas saat membuka acara secara resmi.
Mabida Kwarda Sulsel dalam sambutannya juga memberikan perhatian yang besar kepada penguatan gerakan pramuka sebagai pilar pembangunan karakter generasi muda. “Pramuka harus terus menjadi kekuatan yang strategis dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045” tuturnya
Kakak Adnan Purichta Ichsan dalam sambutannya juga mengatakan bahwa
Rakerda ini memiliki arti yang sangat penting tidak hanya sebagai forum evaluasi dan perencanaan ditahun ini dan tahun berikutnya, tetapi juga sebagai momentum konsolidasi untuk memastikan kembali seluruh gerakan kepramukaan berjalan lebih terarah, terukur dan terdampak. “Rakerda ini sekaligus menjadi instrumen pengendalian program serta ruang menyusun arah kebijakan kedepan. Mari kita mengikuti algoritma saat ini, bahwa suatu organisasi, kepedulian organisasi lebih pada bagaimana berdampak kepada masyarakat untuk memperoleh kesejahteraannya,” terang kak Adnan
Ditemui terpisah, Kak Adnan kembali menjelaskan bahwa Pramuka memiliki peran strategis bagi wadah pembentukan kepemimpinan, kedisiplinan, kemandirian, dan kepedulian sosial. Untuk itu, pramuka harus terus bertransformasi dari sekedar aktivitas seremoni menjadi kekuatan sosial yang produktif, solutif, dan tentu dirasakan berdampak bagi masyarakat.
Kehadiran pihak BNN Provinsi Sulsel dalam forum ini juga menandai rencana kerja sama strategis dalam program pencegahan narkoba melalui kegiatan kepramukaan khususnya satuan karya Pramuka (Saka). Diharapkan, anggota Pramuka di Sulsel dapat menjadi duta antinarkoba di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Selama dua hari ke depan, para peserta Rakerda yang terdiri dari utusan Kwartir Cabang se-Sulawesi Selatan dan Saka Daerah akan membahas berbagai program kerja prioritas, termasuk persiapan menyambut kegiatan-kegiatan besar di tingkat nasional maupun internasional yang akan datang.
Pewarta: Yusran AY.NS – Komisi Saka, Sako dan Gugusdarma, Kwarda Sulsel




















