PRAMUKA.ID – Serang – Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI Gerakan Pramuka Banten yang digelar di Aula Kwarda Banten pada Selasa (7/4/2026) berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Dalam forum tertinggi Gerakan Pramuka tingkat daerah tersebut, sebanyak delapan Kwartir Cabang se-Kwarda Banten secara aklamasi menetapkan Prof. Dr. Suwaib Amiruddin sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Banten masa bakti 2026–2031.
Dalam sambutan perdananya, Prof. Suwaib menyampaikan komitmennya untuk menghadirkan Gerakan Pramuka yang lebih berdampak dan dekat dengan masyarakat. Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran lingkungan dengan menciptakan kawasan yang asri dan hijau sebagai bagian dari pendidikan karakter.
“Pramuka harus menjadi pelopor dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kita mulai dari hal sederhana, menjadikan lingkungan sekitar kita bersih, hijau, dan nyaman,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengangkat isu ketahanan pangan sebagai agenda penting yang harus dimulai dari keluarga. Menurutnya, Pramuka dapat berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan serta membangun kemandirian pangan.
Tak kalah penting, pengelolaan sampah menjadi perhatian serius dalam arah kebijakan kepemimpinannya. Ia mengajak seluruh jajaran Pramuka untuk menjadi agen perubahan dalam mengurangi dan mengelola sampah secara bijak.
“Kolaborasi adalah kunci. Kita harus membangun sinergi lintas sektor agar Gerakan Pramuka benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” tegasnya.
Ucapan selamat dan dukungan juga datang dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Serang. Ketua Harian Kwarcab Kota Serang, Indra Martha Rusmana, menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Prof. Suwaib Amiruddin sebagai Ketua Kwarda Banten.
“Selamat dan sukses kepada Ketua Kwarda Banten terpilih. Kami optimis di bawah kepemimpinan beliau, Gerakan Pramuka Banten akan semakin maju dan berdampak luas,” ungkap Indra.
Lebih lanjut, Indra juga menyampaikan beberapa harapan strategis, di antaranya mendorong Ketua Mabida Banten untuk membantu percepatan pembangunan Bumi Perkemahan Tegal Sari di Kecamatan Walantaka, Kota Serang. Selain itu, ia juga berharap adanya dukungan dari Dinas Pendidikan Provinsi Banten untuk membuka jalur penerimaan murid baru melalui skema Pramuka Berprestasi.
“Ini penting sebagai bentuk penghargaan bagi anggota Pramuka yang telah menunjukkan dedikasi dan prestasi, sekaligus mendorong semangat generasi muda untuk aktif di Pramuka,” tambahnya.
Dukungan serupa juga disampaikan oleh Wakil Ketua Bidang Abdimas dan Pramuka Peduli Kwarcab Kota Serang, Furkonudin. Ia menilai visi yang diusung Ketua Kwarda Banten sangat sejalan dengan program Abdimas dan Pramuka Peduli.
“Visi Ketua Kwarda Banten sangat relevan dengan program kami. Ke depan, kami berharap adanya sinergi dan kolaborasi yang lebih kuat dalam kegiatan pengabdian masyarakat,” ujarnya.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun dalam Musda ke-VI ini, diharapkan Gerakan Pramuka Banten semakin solid, progresif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan karakter generasi muda serta kesejahteraan masyarakat.


















