PRAMUKA.ID – Bangli, Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Bali siap menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tahun 2026 dengan konsep yang unik dan menyentuh sisi kemanusiaan. Rumah Sakit (RS) Manah Santhi Mahottama (MSM), Provinsi Bali yang terletak di Kabupaten Bangli, terpilih menjadi lokasi pelaksanaan agenda strategis tersebut pada Sabtu, 28 Maret 2026 mendatang.
Pemilihan RS Manah Santhi Mahottama bukanlah tanpa alasan. Selain fasilitasnya yang representatif, lokasi ini dipilih karena memiliki lingkungan yang rindang dan nyaman sebagai salah satu pendukung hutan kota di Bangli. Hal ini selaras dengan konsep Rakerda yang akan mengombinasikan rapat di dalam ruangan (indoor) dan diskusi di alam terbuka (outdoor).
Penanggung Jawab Kegiatan sekaligus Wakil Ketua Orgakum Renbang Kwarda Bali, Ida Bagus Ketut Surya Putra, SE., M.S, menjelaskan bahwa lokasi ini sangat mendukung tema yang diusung, yakni “Darma Bakti Pramuka Bali untuk Negeri”.
“Rakerda ini tidak semata-mata ajang rapat formal, melainkan kegiatan yang dikemas menarik, menantang, dan menyenangkan di alam terbuka. Di sini, Pramuka se-Bali juga akan menyalurkan tali kasih kepada saudara-saudara kita yang berkebutuhan khusus atau sedang menjalani perawatan gangguan jiwa. Ini adalah wujud bakti nyata kami,” jelas Ida Bagus Ketut Surya Putra.
Selain aksi tali kasih, kegiatan juga akan diwarnai dengan penanaman pohon atau tanaman perindang di lingkungan rumah sakit sebagai upaya pelestarian lingkungan.
Kesiapan ini merupakan tindak lanjut dari audiensi yang dilakukan pada 13 Maret 2026 lalu antara tim Kwarda Bali yang dipimpin oleh Waka Bidang Humas, Data, dan Digital, Anak Agung Eka Dharma Kusumadewi, SH, serta Sekretaris 1 Kwarda Bali, Dr. Ni Luh Putu Widyantari, SSTP., MAP, yang diterima langsung oleh pihak manajemen rumah sakit.
Direktur RS Manah Santhi Mahottama, dr. Ni Wayan Murdani, M.A.P., menyatakan rasa bangganya atas kepercayaan Kwarda Bali. Saat diwawancarai pada Selasa (24/3/2026), ia memastikan seluruh jajaran siap memberikan pelayanan terbaik.
“Kami sangat antusias menyambut Kakak-kakak pengurus Pramuka se-Bali. Persiapan ruang rapat, area terbuka, hingga teknis penyambutan sedang kami maksimalkan. Kami ingin memastikan kader Pramuka merasa seperti di rumah sendiri dan dapat merumuskan kebijakan strategis dengan tenang dan produktif,” ujar dr. Murdani.
Rakerda ini diprediksi menjadi salah satu rapat kerja paling monumental, di mana sinergi antara sektor kesehatan dan kepanduan mampu melahirkan program pengabdian masyarakat yang lebih progresif di masa depan.
Pewarta: Rudianto – Kwarda Bali



















