PRAMUKA.ID – Mengisi momentum bulan suci Ramadhan dengan aksi kemanusiaan, jajaran Mabisaka dan Instruktur Saka Tarunabumi Ranting Patimpeng melakukan donor darah yang diselenggarakan oleh UDD PMI Kota Makassar. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Masjid Al-Markaz Al-Islami, Makassar, dimulai setelah pelaksanaan ibadah shalat isya dan tarawih. (Ahad, 15/03/2026)
Aksi sosial yang dilakukan jajaran Saka Tarunabumi Patimprng ini adalah salah satu rangkaian kegiatan FISABILILLAH XIII 2026 singkatan dari Fitrah, Saka Tarunabumi Patimpeng berbagi Semua Lintas di jalan Allah SWT. Program ini adalah kegiatan rutin tahunan Saka Taruna bumi yang menyokong kegiatan Karya Bakti Lebaran (KBL) yang dicanangkan Kwartir Nasional. Selain giat donor darah Ramadhan untuk KBL, mereka juga melakukan Safari Ramadhan mengisi ceramah di masjid-masjid dusun sekaligus melakukan edukasi tanaman pangan, peternakan, hortikultura dan perkebunan serta melakukan aksi berbagi Saprodi (sarana produksi pertanian) secara gratis diantaranya bibit tanaman, pupuk cair, obat dan vitamin hewan, pestisida dan sebagainya.
Untuk donor darah ramadhan yang tahun-tahun sebelumnya bertempat di kantor UDD PMI Makassar, kali keduanya para pengurus memilih lokasi Masjid Al-Markaz karena strategis dan menjadi pusat berkumpulnya jamaah, sehingga memudahkan kami dan masyarakat yang ingin menyumbangkan darahnya sembari beribadah.
Salah satu Instruktur Saka Tarunabumi, kakak Andi Elya Azis mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan untuk mensukseskan KBL dan Fisabillah yang bertujuan untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah di PMI, yang biasanya cenderung menurun selama bulan puasa.
”Kami ingin menunjukkan bahwa puasa bukan halangan untuk berbagi. Justru di bulan penuh berkah ini, setetes darah yang kita berikan bisa menjadi penyambung nyawa bagi mereka yang membutuhkan, terutama menjelang masa mudik Lebaran di mana kebutuhan darah biasanya meningkat,” ujarnya didampingi kakak Y.A.Yahya, SPt, MSi yang pada malam itu berhasil mendonorkan darahnya setelah melalui screening dokter dan petugas.
Meskipun dilakukan pada malam hari, antusiasme masyarakat dan jamaah Masjid Al-Markaz terbilang cukup tinggi. Selain nilai ibadah dan kemanusiaan, petugas medis di lokasi juga menjelaskan bahwa donor darah di malam hari setelah berbuka puasa sangat aman bagi tubuh. Donor darah secara rutin dapat membantu memperlancar aliran darah serta mendeteksi secara dini risiko penyakit tertentu bagi si pendonor.
Kegiatan berakhir menjelang tengah malam dengan total perolehan puluhan kantong darah untuk menjadi Stok PMI dan juga didistribusikan ke rumah sakit yang membutuhkan.
pewarta: Yusran AY.NS – Andalan Daerah Kwarda Sulsel




















