PRAMUKA.ID – Jakarta, Semangat membangun generasi berkarakter kembali bergema dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 Satuan Komunitas Sekawan Persada Nusantara (Sako SPN) yang digelar secara hybrid dengan pusat kegiatan di Gedung DPP LDII Senayan. Mengusung tema “Life-Skill dan Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Menuju Karakter Luhur”, pertemuan nasional ini bukan sekadar agenda organisasi, melainkan gerakan moral untuk masa depan Indonesia.
Rakornas ini menjadi momentum refleksi sekaligus komitmen bersama untuk memperkuat peran kepramukaan dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga tangguh, berintegritas, dan berjiwa sosial tinggi. Evaluasi program yang telah berjalan dilakukan secara menyeluruh, diiringi perumusan langkah-langkah strategis baru yang lebih terukur dan berdampak nyata.
Ketua Majelis Pembimbing Sakonas SPN Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Edwin Sumiroza dalam arahannya menegaskan bahwa pembentukan karakter luhur tidak lahir secara instan, melainkan tumbuh dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari. Seperti keahlian berenang, bahwa berenang dengan gaya apapun pasti dimulai dengan Latihan dan pembiasaan.
“Karakter dibangun dari pembiasaan. Dari bangun pagi dengan disiplin, beribadah dengan khusyuk, hingga peduli terhadap sesama dan lingkungan. Jika dilakukan bersama dan terstruktur, inilah fondasi generasi Indonesia yang kuat,” ujar Edwin.
Sebagai gerakan pendidikan nonformal, Pramuka terus mengambil peran strategis dalam peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, serta penguatan budi pekerti generasi muda. Lebih dari itu, Pramuka aktif mendukung program-program nasional seperti peningkatan kepedulian terhadap kualitas lingkungan hidup, pencegahan perundungan, hingga pengurangan risiko bencana.
Dalam aspek life-skill, pembinaan dilakukan secara konkret melalui kegiatan penjelajahan dan perkemahan yang melatih kemandirian, program penghijauan yang menanamkan cinta lingkungan, serta pelatihan keterampilan praktis seperti memasak, kerajinan tangan, dan manajemen keuangan sederhana. Setiap aktivitas dirancang bukan hanya untuk melatih kemampuan teknis, tetapi juga membangun mental tangguh dan kepedulian sosial.
Sebagai wujud nyata nilai kepedulian yang diusung dalam Rakornas ini, kegiatan ditutup dengan aksi sosial pembagian takjil oleh seluruh peserta kepada para pengemudi kendaraan yang melintas di depan Gedung DPP LDII sebanyak *2000 paket mulai tgl 22 Februari s/d 5 Maret 2026*. Aksi tersebut menjadi simbol empati dan solidaritas kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa dan belum sempat mempersiapkan hidangan berbuka.
Momentum sederhana di tepi jalan itu menjadi pengingat bahwa karakter luhur bukan hanya dibahas dalam ruang rapat, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Rakornas 2026 ini meneguhkan kembali bahwa pembangunan sumber daya manusia adalah investasi jangka panjang bangsa. Melalui pembiasaan positif dan penguatan keterampilan hidup, Pramuka Sako SPN berkomitmen menjadi bagian penting dalam menyongsong Indonesia Emas — Indonesia yang dipimpin oleh generasi berkarakter luhur, berdaya saing global, dan tetap berakar pada nilai-nilai moral bangsa.
Karena masa depan Indonesia sedang dibentuk hari ini — melalui kebiasaan baik yang ditanamkan, keterampilan hidup yang dilatih, dan kepedulian yang diwujudkan dalam aksi nyata.
Pewarta: Isnan – Sako Sekawan Persada Nusantara (SPN)


























