Aceh Tamiang – Rombongan Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah melanjutkan rangkaian aksi kemanusiaan di Kabupaten Aceh Tamiang dengan melakukan koordinasi, peninjauan lapangan, serta penguatan program Pramuka Peduli bagi masyarakat terdampak bencana.
Kegiatan diawali dengan kedatangan rombongan Ketua Kwarda Jawa Tengah di Sanggar Bakti Pramuka Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Aceh Tamiang untuk berkoordinasi bersama pimpinan Kwarcab Aceh Tamiang. Koordinasi ini dilakukan guna menyelaraskan pelaksanaan program dan memastikan kesiapan layanan kemanusiaan yang dijalankan di lapangan.
Usai kegiatan koordinasi, Ketua Kwarda Jawa Tengah melanjutkan kunjungan ke Posko Pramuka Peduli Kwarda Jawa Tengah di Desa Manang Gini, Kabupaten Aceh Tamiang. Di lokasi tersebut, dilakukan penyerahan bantuan kemanusiaan serta pelaksanaan program trauma healing bagi anak-anak terdampak bencana, sebagai bagian dari upaya pemulihan psikososial.
Pada malam harinya, Ketua Kwarda Jawa Tengah bersama jajaran menggelar sarasehan bersama seluruh tim relawan. Sarasehan ini menjadi ruang untuk memberikan penguatan, menyatukan langkah, serta mendengarkan laporan pelaksanaan program yang telah berjalan di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kwarda Jawa Tengah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tim yang telah bertugas.
“Terima kasih kepada seluruh tim yang telah bertugas dan mendampingi masyarakat di Aceh Tamiang. Semoga apa yang dilakukan bersama ini dapat memberi manfaat dan membantu meringankan beban warga terdampak,” ujar Ketua Kwarda Jawa Tengah.
Sementara itu, Wakil Ketua Kwarda Jawa Tengah, Dra. Wika Bintang, MM, menekankan pentingnya kebersamaan dan sinergi antarunsur yang terlibat.
“Mari kita terus menjaga kebersamaan dan sinergi agar seluruh program yang telah disusun dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan. Kerja sama menjadi kunci agar pelayanan kepada masyarakat dapat dirasakan secara maksimal,” tuturnya.
Dalam sarasehan tersebut juga disampaikan perkembangan dan target sejumlah layanan kemanusiaan yang terus dioptimalkan, antara lain layanan kesehatan dengan rata-rata melayani sekitar 100 jiwa per hari, layanan psikososial yang berjalan berdampingan dengan layanan kesehatan disertai pembagian paket mainan anak dan snack, serta layanan air bersih melalui pengeboran, pemasangan instalasi, dan revitalisasi sumur warga.
Selain itu, Kwarda Jawa Tengah juga menjalankan layanan logistik peralatan makan dan masak yang didistribusikan ke tiga titik dengan rencana sasaran 300 kepala keluarga, serta layanan dapur khusus dengan rencana distribusi harian sekitar 50 paket balita dan 50 paket lansia, sehingga total mencapai 250 paket balita dan 250 paket lansia.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Kwarda Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat Aceh Tamiang dalam masa pemulihan pascabencana, dengan mengedepankan nilai kepedulian, gotong royong, dan pengabdian kepada masyarakat. (Asd.)















