Warta Pramuka
Senin, 27 Juli 2026
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU
No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU
No Result
View All Result
Warta Pramuka
No Result
View All Result

Semangat Perjuangan dan Kearifan Lokal: Maluku Unjuk Kebolehan di Pentas Seni Pertikawan Nasional

Publikasi
Jumat, 27 Sep 2024
/ Info Pramuka, Kwarnas, Warta Pramuka
Telah dibaca 9939 Kali
Semangat Perjuangan dan Kearifan Lokal: Maluku Unjuk Kebolehan di Pentas Seni Pertikawan Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

PRAMUKA.ID – Acara Pentas Seni Pertikawan Nasional 2024 kembali menyuguhkan ragam budaya Nusantara dari Sabang hingga Merauke. Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari Kontingen Daerah Maluku, yang membawakan kombinasi tiga tarian khas daerah : Tari Maku-Maku, Tari Kinabile, dan Tari Cakalele. Penampilan ini tidak hanya menampilkan keindahan gerak tari, tetapi juga menyampaikan makna historis dan semangat perjuangan dari Bumi Maluku.

“Kami memilih tarian ini karena Tari Maku-Maku, Kinabile, dan Cakalele adalah bagian penting dari budaya Maluku yang sarat makna,” ungkap salah satu perwakilan tim dengan penuh semangat. Menurutnya, Tari Cakalele merupakan tarian adat yang digunakan untuk memanggil orang tua adat agar hadir dan memberikan restu dalam berbagai acara penting. Sementara Tari Kinabile, yang berasal dari Kepulauan Tanimbar, dipadukan dengan Tari Maku-Maku untuk menciptakan gerak tari yang harmonis dan energik, menggambarkan kebersamaan dan keharmonisan masyarakat Maluku.

BACA JUGA

PETA 2026 SMAN 1 Pare: Sambut Pramuka Penegak Baru, Tanamkan Karakter dan Kebersamaan

PETA 2026 SMAN 1 Pare: Sambut Pramuka Penegak Baru, Tanamkan Karakter dan Kebersamaan

Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar Golongan Penggalang PGSD Bone FIP UNM Di Buka Secara Resmi

Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar Golongan Penggalang PGSD Bone FIP UNM Di Buka Secara Resmi

Penampilan mereka semakin memukau dengan penggunaan properti tradisional khas Maluku: parang dan salawaku. Parang, yang merupakan pedang tradisional, dan Salawaku, perisai kayu khas Maluku, bukan hanya digunakan sebagai pelengkap, tetapi juga menjadi simbol perlawanan dan semangat perjuangan. “Senjata ini dulunya digunakan oleh Pattimura saat melawan penjajah. Jadi, kami ingin menyampaikan bahwa semangat perlawanan dan keberanian masyarakat Maluku masih tetap hidup hingga kini,” jelas perwakilan penari tersebut.

Diiringi alunan musik tradisional Maluku yang penuh semangat, para penari melenggokkan tubuh mereka dengan gerakan yang tegas dan ritmis. Setiap hentakan kaki dan kibasan parang menandakan semangat yang kuat, seolah-olah penonton dibawa kembali ke masa perjuangan di Tanah Maluku. Tarian ini tidak hanya menjadi sekedar pertunjukan seni, tetapi juga bentuk penghormatan pada para leluhur yang telah berjuang demi kemerdekaan.

Penampilan Kontingen Daerah Maluku pun mendapatkan sambutan meriah dari penonton. Banyak yang terpukau dengan energi yang mereka pancarkan, ditambah dengan busana khas berwarna merah dan putih yang mencerminkan jiwa patriotisme. “Semoga melalui tarian ini, budaya Maluku bisa terus dilestarikan dan dikenang, serta menginspirasi generasi muda untuk tetap menjaga nilai-nilai perjuangan dan persatuan,” ujar mereka di akhir wawancara.

Pentas seni ini tidak hanya memperlihatkan keindahan ragam budaya Nusantara, tetapi juga memperlihatkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Semangat juang, kebersamaan, dan kekuatan lokal yang ditunjukkan oleh kontingen Maluku menjadi salah satu bukti bahwa seni bisa menjadi jembatan untuk menyatukan perbedaan dan mengingatkan kita akan sejarah yang patut dibanggakan.

Penulis: Mira Octaviani (Humas Pertikawan)

Kata Kunci: Pertikawanpertikawan nasional
Sebelumnya

Pentas Seni Pertikawan Nasional: Kalimantan Tengah Tampilkan Pesona Alam dan Budaya Lewat Tarian

Sesudahnya

Kontingen Daerah Lampung Tampilkan Tari Kayu Saso: Simbol Kekuatan dan Keteguhan di Pentas Seni Pertikawan Nasional

Warta Terkait

PETA 2026 SMAN 1 Pare: Sambut Pramuka Penegak Baru, Tanamkan Karakter dan Kebersamaan
Kwarda

PETA 2026 SMAN 1 Pare: Sambut Pramuka Penegak Baru, Tanamkan Karakter dan Kebersamaan

Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar Golongan Penggalang PGSD Bone FIP UNM Di Buka Secara Resmi
Kwarcab

Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar Golongan Penggalang PGSD Bone FIP UNM Di Buka Secara Resmi

Bangun Rumah Layak Huni, Pramuka Buleleng Luncurkan Program Bumbung Kemanusiaan
Kwarcab

Bangun Rumah Layak Huni, Pramuka Buleleng Luncurkan Program Bumbung Kemanusiaan

Lomba Senam Pramuka Tingkat Nasional Tahun 2026 Sukses Digelar di Universitas Pendidikan Ganesha
Gudep

Lomba Senam Pramuka Tingkat Nasional Tahun 2026 Sukses Digelar di Universitas Pendidikan Ganesha

Membangun Ruang Aman bagi Tumbuh Kembang Anak di Era Digital
Kwarda

Membangun Ruang Aman bagi Tumbuh Kembang Anak di Era Digital

Kwarcab Banyumas Terus Tingkatkan Kualitas Anggota Melalui Gudep Mantap, Satuan Karya dan Gudep Teritorial
Kwarcab

Kwarcab Banyumas Terus Tingkatkan Kualitas Anggota Melalui Gudep Mantap, Satuan Karya dan Gudep Teritorial

Next Post
Kontingen Daerah Lampung Tampilkan Tari Kayu Saso: Simbol Kekuatan dan Keteguhan di Pentas Seni Pertikawan Nasional

Kontingen Daerah Lampung Tampilkan Tari Kayu Saso: Simbol Kekuatan dan Keteguhan di Pentas Seni Pertikawan Nasional

Kontingen Daerah Sumatera Utara Perkenalkan Kekayaan Etnis di Pentas Seni Pertikawan Nasional

Kontingen Daerah Sumatera Utara Perkenalkan Kekayaan Etnis di Pentas Seni Pertikawan Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WartaTerbaru

Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar Golongan Penggalang PGSD Bone FIP UNM Di Buka Secara Resmi

Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar Golongan Penggalang PGSD Bone FIP UNM Di Buka Secara Resmi

Bangun Rumah Layak Huni, Pramuka Buleleng Luncurkan Program Bumbung Kemanusiaan

Bangun Rumah Layak Huni, Pramuka Buleleng Luncurkan Program Bumbung Kemanusiaan

Lomba Senam Pramuka Tingkat Nasional Tahun 2026 Sukses Digelar di Universitas Pendidikan Ganesha

Lomba Senam Pramuka Tingkat Nasional Tahun 2026 Sukses Digelar di Universitas Pendidikan Ganesha

Membangun Ruang Aman bagi Tumbuh Kembang Anak di Era Digital

Membangun Ruang Aman bagi Tumbuh Kembang Anak di Era Digital

Kwarcab Banyumas Terus Tingkatkan Kualitas Anggota Melalui Gudep Mantap, Satuan Karya dan Gudep Teritorial

Kwarcab Banyumas Terus Tingkatkan Kualitas Anggota Melalui Gudep Mantap, Satuan Karya dan Gudep Teritorial

Opini Kakak

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka
Opini

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka

Bukan Sekadar Slogan, Ini Cara Pramuka Wujudkan “Now For Climate” di Hari Lingkungan Hidup 2026
Kwarcab

Bukan Sekadar Slogan, Ini Cara Pramuka Wujudkan “Now For Climate” di Hari Lingkungan Hidup 2026

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab
Agenda

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya
Kwarcab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya

Warta Pramuka

PRAMUKA.ID merupakan laman khusus Warta Gerakan Pramuka yang dikelola oleh Kwartir Nasional untuk mempublikasikan informasi dari seluruh anggota Gerakan Pramuka. #SetiapPramukaAdalahPewarta

  • Kebijakan Privasi
  • Warta Pramuka

© 2024 Warta Gerakan Pramuka

No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU

© 2024 Warta Gerakan Pramuka