Warta Pramuka
Selasa, 3 November 2026
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU
No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU
No Result
View All Result
Warta Pramuka
No Result
View All Result

Semangat Perjuangan dan Kearifan Lokal: Maluku Unjuk Kebolehan di Pentas Seni Pertikawan Nasional

Publikasi
Jumat, 27 Sep 2024
/ Info Pramuka, Kwarnas, Warta Pramuka
Telah dibaca 10354 Kali
Semangat Perjuangan dan Kearifan Lokal: Maluku Unjuk Kebolehan di Pentas Seni Pertikawan Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

PRAMUKA.ID – Acara Pentas Seni Pertikawan Nasional 2024 kembali menyuguhkan ragam budaya Nusantara dari Sabang hingga Merauke. Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari Kontingen Daerah Maluku, yang membawakan kombinasi tiga tarian khas daerah : Tari Maku-Maku, Tari Kinabile, dan Tari Cakalele. Penampilan ini tidak hanya menampilkan keindahan gerak tari, tetapi juga menyampaikan makna historis dan semangat perjuangan dari Bumi Maluku.

“Kami memilih tarian ini karena Tari Maku-Maku, Kinabile, dan Cakalele adalah bagian penting dari budaya Maluku yang sarat makna,” ungkap salah satu perwakilan tim dengan penuh semangat. Menurutnya, Tari Cakalele merupakan tarian adat yang digunakan untuk memanggil orang tua adat agar hadir dan memberikan restu dalam berbagai acara penting. Sementara Tari Kinabile, yang berasal dari Kepulauan Tanimbar, dipadukan dengan Tari Maku-Maku untuk menciptakan gerak tari yang harmonis dan energik, menggambarkan kebersamaan dan keharmonisan masyarakat Maluku.

BACA JUGA

Penyampaian Hasil Verifikasi Jukran Peraturan Gugus Depan, Langkah Penyempurnaan Regulasi Kepramukaan

Penyampaian Hasil Verifikasi Jukran Peraturan Gugus Depan, Langkah Penyempurnaan Regulasi Kepramukaan

Sukses Gelar Jota-Joti 2026, Saka Bhayangkara Kwarcab Banyumas Jangkau 475 Peserta Melalui Tiga Stasiun

Sukses Gelar Jota-Joti 2026, Saka Bhayangkara Kwarcab Banyumas Jangkau 475 Peserta Melalui Tiga Stasiun

Penampilan mereka semakin memukau dengan penggunaan properti tradisional khas Maluku: parang dan salawaku. Parang, yang merupakan pedang tradisional, dan Salawaku, perisai kayu khas Maluku, bukan hanya digunakan sebagai pelengkap, tetapi juga menjadi simbol perlawanan dan semangat perjuangan. “Senjata ini dulunya digunakan oleh Pattimura saat melawan penjajah. Jadi, kami ingin menyampaikan bahwa semangat perlawanan dan keberanian masyarakat Maluku masih tetap hidup hingga kini,” jelas perwakilan penari tersebut.

Diiringi alunan musik tradisional Maluku yang penuh semangat, para penari melenggokkan tubuh mereka dengan gerakan yang tegas dan ritmis. Setiap hentakan kaki dan kibasan parang menandakan semangat yang kuat, seolah-olah penonton dibawa kembali ke masa perjuangan di Tanah Maluku. Tarian ini tidak hanya menjadi sekedar pertunjukan seni, tetapi juga bentuk penghormatan pada para leluhur yang telah berjuang demi kemerdekaan.

Penampilan Kontingen Daerah Maluku pun mendapatkan sambutan meriah dari penonton. Banyak yang terpukau dengan energi yang mereka pancarkan, ditambah dengan busana khas berwarna merah dan putih yang mencerminkan jiwa patriotisme. “Semoga melalui tarian ini, budaya Maluku bisa terus dilestarikan dan dikenang, serta menginspirasi generasi muda untuk tetap menjaga nilai-nilai perjuangan dan persatuan,” ujar mereka di akhir wawancara.

Pentas seni ini tidak hanya memperlihatkan keindahan ragam budaya Nusantara, tetapi juga memperlihatkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Semangat juang, kebersamaan, dan kekuatan lokal yang ditunjukkan oleh kontingen Maluku menjadi salah satu bukti bahwa seni bisa menjadi jembatan untuk menyatukan perbedaan dan mengingatkan kita akan sejarah yang patut dibanggakan.

Penulis: Mira Octaviani (Humas Pertikawan)

Kata Kunci: Pertikawanpertikawan nasional
Sebelumnya

Pentas Seni Pertikawan Nasional: Kalimantan Tengah Tampilkan Pesona Alam dan Budaya Lewat Tarian

Sesudahnya

Kontingen Daerah Lampung Tampilkan Tari Kayu Saso: Simbol Kekuatan dan Keteguhan di Pentas Seni Pertikawan Nasional

Warta Terkait

Penyampaian Hasil Verifikasi Jukran Peraturan Gugus Depan, Langkah Penyempurnaan Regulasi Kepramukaan
Kwarnas

Penyampaian Hasil Verifikasi Jukran Peraturan Gugus Depan, Langkah Penyempurnaan Regulasi Kepramukaan

Sukses Gelar Jota-Joti 2026, Saka Bhayangkara Kwarcab Banyumas Jangkau 475 Peserta Melalui Tiga Stasiun
Saka

Sukses Gelar Jota-Joti 2026, Saka Bhayangkara Kwarcab Banyumas Jangkau 475 Peserta Melalui Tiga Stasiun

KPD Riau resmi dibuka Ketua Kwarda Riau
Kwarda

KPD Riau resmi dibuka Ketua Kwarda Riau

PERSAMI SDN 1 Tambakrejo Kobarkan Semangat Pramuka, Cetak Generasi Mandiri dan Berjiwa Pemimpin
Gudep

PERSAMI SDN 1 Tambakrejo Kobarkan Semangat Pramuka, Cetak Generasi Mandiri dan Berjiwa Pemimpin

Kwarda Bali Gelar Monev SAKOMA 2026 di Bangli, Komitmen Pacu Potensi Pertanian dan Lingkungan Hidup
Kwarcab

Perkuat Pembinaan di Wilayah Daratan Hingga Nusa Penida, Kwarda Bali Gelar Monev Terpadu SAKOMA di Kwarcab Klungkung

Kwarda Bali Gelar Monev SAKOMA 2026 di Bangli, Komitmen Pacu Potensi Pertanian dan Lingkungan Hidup
Saka

Kwarda Bali Gelar Monev SAKOMA 2026 di Bangli, Komitmen Pacu Potensi Pertanian dan Lingkungan Hidup

Next Post
Kontingen Daerah Lampung Tampilkan Tari Kayu Saso: Simbol Kekuatan dan Keteguhan di Pentas Seni Pertikawan Nasional

Kontingen Daerah Lampung Tampilkan Tari Kayu Saso: Simbol Kekuatan dan Keteguhan di Pentas Seni Pertikawan Nasional

Kontingen Daerah Sumatera Utara Perkenalkan Kekayaan Etnis di Pentas Seni Pertikawan Nasional

Kontingen Daerah Sumatera Utara Perkenalkan Kekayaan Etnis di Pentas Seni Pertikawan Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WartaTerbaru

Sukses Gelar Jota-Joti 2026, Saka Bhayangkara Kwarcab Banyumas Jangkau 475 Peserta Melalui Tiga Stasiun

Sukses Gelar Jota-Joti 2026, Saka Bhayangkara Kwarcab Banyumas Jangkau 475 Peserta Melalui Tiga Stasiun

KPD Riau resmi dibuka Ketua Kwarda Riau

KPD Riau resmi dibuka Ketua Kwarda Riau

PERSAMI SDN 1 Tambakrejo Kobarkan Semangat Pramuka, Cetak Generasi Mandiri dan Berjiwa Pemimpin

PERSAMI SDN 1 Tambakrejo Kobarkan Semangat Pramuka, Cetak Generasi Mandiri dan Berjiwa Pemimpin

Kwarda Bali Gelar Monev SAKOMA 2026 di Bangli, Komitmen Pacu Potensi Pertanian dan Lingkungan Hidup

Perkuat Pembinaan di Wilayah Daratan Hingga Nusa Penida, Kwarda Bali Gelar Monev Terpadu SAKOMA di Kwarcab Klungkung

Kwarda Bali Gelar Monev SAKOMA 2026 di Bangli, Komitmen Pacu Potensi Pertanian dan Lingkungan Hidup

Kwarda Bali Gelar Monev SAKOMA 2026 di Bangli, Komitmen Pacu Potensi Pertanian dan Lingkungan Hidup

Opini Kakak

Pendidikan Antikorupsi sebagai Upaya Mewujudkan Pramuka Berintegritas
Opini

Pendidikan Antikorupsi sebagai Upaya Mewujudkan Pramuka Berintegritas

Bukan Sekadar Janji: Cara Pramuka Tetap Slay Dan Relevan Di Era Digital
Opini

Bukan Sekadar Janji: Cara Pramuka Tetap Slay Dan Relevan Di Era Digital

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka
Opini

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka

Bukan Sekadar Slogan, Ini Cara Pramuka Wujudkan “Now For Climate” di Hari Lingkungan Hidup 2026
Kwarcab

Bukan Sekadar Slogan, Ini Cara Pramuka Wujudkan “Now For Climate” di Hari Lingkungan Hidup 2026

Warta Pramuka

PRAMUKA.ID merupakan laman khusus Warta Gerakan Pramuka yang dikelola oleh Kwartir Nasional untuk mempublikasikan informasi dari seluruh anggota Gerakan Pramuka. #SetiapPramukaAdalahPewarta

  • Kebijakan Privasi
  • Warta Pramuka

© 2024 Warta Gerakan Pramuka

No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU

© 2024 Warta Gerakan Pramuka