PRAMUKA.ID – Gemuruh tawa gembira dan semangat kepanduan memecah hiruk-pikuk sore di Bone bagian selatan. Bukan sedang berkemah atau latihan fisik, kali ini para anggota Pramuka Ambalan Tomau pangkalan SMAN 19 Bone turun ke jalan dengan misi yang berbeda: Menjemput berkah lewat berbagi.
Dengan seragam pramuka lengkap yang rapi dan berwibawa, puluhan anggota Ambalan Tomau terlihat antusias membagikan paket takjil kepada masyarakat dan pengendara yang melintas. Namun, ada yang berbeda dari aksi mereka, bukan sekadar memberi, tapi mereka melakukannya dengan penuh keceriaan yang menular dalam suasana puasa
Kegiatan yang rutin dilaksanakan di bulan suci ini menjadi bukti nyata bahwa Dasa Darma pramuka kedua, yakni “Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia”, bukan hanya sekadar hafalan saat latihan mingguan.
”Kami ingin menunjukkan bahwa Pramuka itu asyik dan peduli. Lewat takjil ini, kami berharap bisa sedikit berbagi kebahagiaan bagi mereka yang masih di perjalanan saat jam berbuka tiba,” ujar kak N. Syhafika selalu Pradana Putri Ambalan Tomau dengan wajah berseri.
Mengapa Aksi Ini Begitu Menginspirasi? Ada beberapa poin menarik yang membuat aksi Ambalan Tomau SMAN 19 Bone ini patut diacungi jempol. “Pertama adalah
Energi Positif: Alih-alih terlihat lelah karena berpuasa, para siswa ini justru tampil energik, menyapa setiap warga dengan sopan dan senyum lebar” ujar kakak Y.A.Yahya selaku Andalan Ranting Kwarran Patimpeng.
Kakak Y.A.Yahya kembali mengatakan bahwa poin kedua yaitu
Kemandirian: Kabarnya, dana dan persiapan takjil ini merupakan hasil gotong royong dan kreativitas para anggota, menunjukkan kemandirian khas jiwa pramuka. “Poin ketiga ialah Mempererat Silaturahmi: Aksi ini menjadi jembatan antara pihak sekolah (SMAN 19 Bone) dengan masyarakat sekitar, menciptakan harmoni yang indah di bulan Ramadan.
Masyarakat yang menerima paket takjil pun tampak memberikan respon positif. Banyak pengendara yang sengaja menepi bukan hanya untuk menerima makanan, tapi juga untuk memberikan apresiasi atas inisiatif para pemuda ini.
”Senang melihat anak muda zaman sekarang masih punya semangat berbagi yang tinggi. Apalagi mereka ramah-ramah sekali, jadi ikut tertular semangatnya,” ungkap salah satu warga setempat.
Aksi Ambalan Tomau ini mengingatkan kita semua bahwa untuk menjadi “keren”, kita tidak perlu kemewahan. Cukup dengan kepedulian, keikhlasan, dan sedikit senyuman, kita bisa membuat dunia di sekitar kita menjadi lebih hangat.
Giatlah terus, Ambalan Tomau SMAN 19 Bone! Tetaplah menjadi tunas kelapa yang memberi manfaat bagi sesama.
Pewarta: Yusran AY.NS – Andalan Daerah Kwarda Sulsel





















