PRAMUKA.ID – Memasuki awal bulan syawal 1447 H, Satuan Karya Pramuka (Saka) Tarunabumi lingkup Kwartir Ranting Patimpeng kembali menorehkan aksi nyata melalui agenda rutin tahunannya. Kegiatan bertajuk FISABILILLAH XIII (Fitrah, Saka Tarunabumi Berbagi Semua Lintas di Jalan Allah SWT) tahun ini dinyatakan berjalan sukses dan lancar, membawa manfaat luas bagi masyarakat di sekitarnya.
Kegiatan yang telah terlaksana 13 kali ini merupakan salah satu bentuk akselerasi dari program Karya Bakti Lebaran (KBL) yang dicanangkan oleh Kwartir Nasional.
Dimulai sejak pertengahan Ramadan hingga menjelang Idul Fitri dibarengi giat Arus Mudik/Balik, kegiatan Fisabilillah XIII tetap tampil berbeda dengan konsep “Berbagi Semua Lintas”, yang berarti kepedulian tidak hanya diberikan kepada sesama manusia, tetapi juga mencakup keberlangsungan tanaman dan kesehatan hewan ternak.
Mabisaka Tarunabumi Patimpeng beserta jajaran Pamong, Instruktur, hingga Dewan Saka turun langsung memimpin berbagai rangkaian kegiatan, di antaranya:
1. Donor Darah Ramadan: Dilakukan di gerai PMI Makassar bertempat di Masjid Al-Markaz Al-Islami (Minggu, 15/03/2026) sebagai langkah antisipatif menyediakan stok darah bagi kebutuhan arus mudik dan balik lebaran, serta membantu masyarakat umum yang membutuhkan.
2. Safari Ramadan dan Edukasi Pertanian: Mengunjungi masjid-masjid di pelosok dusun di Kecamatan Patimpeng (09-26 Maret 2026). Selain menyampaikan pesan religi, para anggota Saka juga memberikan edukasi teknis mengenai tanaman pangan, peternakan, perkebunan, dan hortikultura sesuai dengan profesi mayoritas masyarakat setempat.
3. Berbagi Saprodi (Sarana Produksi) Pertanian: Sebagai wujud nyata dukungan pada sektor pertanian, dilakukan pembagian bibit tanaman, pupuk cair, desinfektan kandang, hingga obat-obatan dan vitamin ternak secara gratis kepada warga. (10-15 Maret 2026)
4. Aksi Sosial Paket Lebaran: Penyaluran paket bahan pokok, THR, dan souvenir kepada Pramuka yatim-piatu, guru mengaji, fakir miskin, serta internal pengurus Saka Tarunabumi sebagai bentuk apresiasi dan solidaritas. (18-20 Maret 2026)
Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari partisipasi aktif seluruh elemen, mulai dari Mabisaka, Pamong, Instruktur, Dewan Saka, hingga partisipasi dari Tamu Saka dan Pramuka Penegak Ambalan. Sinergi ini menunjukkan bahwa semangat kepanduan di bidang agraris tetap relevan dan menjadi pilar penting dalam pengabdian masyarakat.
Kegiatan Fisabilillah XIII memberikan pelajaran berharga bahwa sejatinya ibadah di bulan Ramadan tidak hanya terbatas pada hubungan antara manusia dengan Sang Pencipta (Hablum Minallah) dan sesama manusia (Hablum Minannas), tetapi juga mencakup hubungan harmonis dengan alam semesta (Hablum Minal ‘Alam).
Kakak Y.A.Yahya, SPt, MSi selaku Mabisaka Tarunabumi didampingi Kak Elya Azis selalu instruktur Saka Tarunabumi mengungkapkan bahwa dengan berbagi kepada manusia, tanaman, dan hewan, Saka Tarunabumi mencoba mengajarkan tentang Filosofi Ketahanan Semesta. Memberi vitamin pada ternak atau pupuk pada tanaman adalah bentuk sedekah jariyah yang memastikan keberlangsungan hidup makhluk lain. “Melalui aksi ini, para anggota Pramuka belajar bahwa menjadi bermanfaat berarti memiliki kepekaan yang utuh terhadap ekosistem kehidupan, sehingga keberkahan Ramadan dapat dirasakan oleh seluruh makhluk ciptaan Allah SWT” ungkap kak Y.A.Yahya
Salah satu peserta Fisabilillah XIII yang juga Penggalang SD Inpres 3/77 Masago, Andi Irnaura Nadya Sarasvathy mengungkapkan rasa bangganya ikut jadi peserta. “Saya bersama teman-teman sangat bangga ikut kegiatan ini, mulai aksi berbagi Paket dan tak kalah menarik ikut menyaksikan proses donor darah yang dilakukan kakak-kakak Saka” ungkapnya gembira
Keberhasilan kegiatan Fidabilillah XIII bukan sekadar tentang tuntasnya agenda tahunan, melainkan menjadi refleksi mendalam bagi setiap anggota Pramuka dalam mengamalkan Dasa Darma. Aksi nyata ini merupakan perwujudan dari Darma pertama, “Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa”, di mana rasa syukur atas nikmat Ramadan diwujudkan melalui pengabdian tulus di jalan Allah SWT.
Lebih jauh lagi, konsep berbagi “Semua Lintas” (Manusia, Tanaman, dan Hewan) adalah bentuk nyata dari Darma kedua, yaitu “Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia”. Dengan memberikan edukasi pertanian, bibit gratis, hingga desinfektan ternak, Saka Tarunabumi mengajarkan bahwa kasih sayang seorang Pramuka tidak terbatas pada sekat kemanusiaan saja, melainkan mencakup seluruh ekosistem ciptaan Tuhan.
Melalui penyaluran paket lebaran dan donor darah, para anggota juga mempraktikkan Darma kelima, “Rela Menolong dan Tabah”, menunjukkan kesiapan mereka untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat, terutama dalam menyambut arus mudik lebaran. Hikmah terbesar dari kegiatan ini adalah bahwa keberkahan Ramadan akan semakin sempurna ketika seorang Pramuka mampu menjadi jembatan kebaikan bagi sesama makhluk hidup, memastikan bahwa alam tetap lestari dan masyarakat tetap sejahtera di bawah rhido Allah SWT.
Pewarta: Yusran AY.NS – Andalan Daerah Kwarda Sulsel
























