PRAMUKA.ID – Semangat kemandirian dan kecintaan terhadap alam terus dipupuk sejak dini oleh Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Patimpeng. Melalui aksi nyata peduli lingkungan, Satuan Karya Pramuka (Saka) Tarunabumi Patimpeng memberikan bantuan stimulus berupa sarana produksi pertanian kepada Gugusdepan 17.015-17.016 pangkalan SD Inpres 3/77 Masago, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sabtu, 04/04/2026)
Langkah ini merupakan bagian dari program Saka Tarunabumi Patimpeng dalam upaya optimalisasi lahan sekolah menjadi area produktif hortikultura dan florikultura.
Program ini tidak sekadar menyerahkan bantuan fisik, tetapi menjadi simbol sinergi antara kader muda pertanian khususnya Pramuka dengan institusi pendidikan. Lahan-lahan kosong yang sebelumnya tidak terencana, kini mulai ditata untuk ditanami berbagai komoditas sayuran serta tanaman hias yang bernilai estetika.
Pemanfaatan lahan sekolah ini dirancang sebagai laboratorium alam bagi para peserta didik. Kakak A.Massaressung, SPd selaku Kepala Sekolah sekaligus Mabigus SD 3/77 Masago bersama dengan staf guru yang juga adalah Pamong Saka Tarunabumi mengungkapkan bahwa dengan adanya stimulus dari Saka Tarunabumi, para siswa diharapkan tidak hanya belajar teori di dalam kelas, tetapi juga mempraktikkan langsung teknik budidaya tanaman. Senada dengan hal tersebut kakak Jamaluddin, SPd yang juga Pamong Saka meneruskan bahwa stimulus ini adalah bagian dari program kerja Krida dibawah naungan Saka Tarunabumi.
”Kegiatan ini adalah bentuk pengabdian masyarakat sekaligus implementasi dari krida-krida yang ada di Saka Tarunabumi. Kami ingin adik-adik Penggalang di pangkalan SD Inpres 3/77 Masago memahami bahwa tanah yang kita pijak adalah sumber kehidupan jika dikelola dengan ilmu dan ketekunan,” ujar Kak Jamaluddin.
Stimulus yang diberikan mencakup bibit tanaman hortikultura seperti sayuran dan zat pembenah tanah. Pemilihan dua jenis tanaman yaitu hortikultura (tanaman sayuran) dan florikultura (tanaman hias/bunga) memiliki tujuan ganda:
– Hortikultura: Memberikan edukasi tentang ketahanan pangan tingkat sekolah dan penyediaan asupan gizi yang sehat.
– Florikultura: Mempercantik lingkungan sekolah (estetika) sehingga menciptakan suasana belajar yang nyaman dan asri.
Aksi Pramuka penggalang dalam memanfaatkan pekarangan dan aksi stimulus Saka Tarunabumi ini menjadi cerminan nyata dari poin kedua Dasa Darma Pramuka, yaitu “Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia”. Melalui sentuhan tangan-tangan kecil para anggota Pramuka Penggalang di SD Inpres 3/77 Masago, bantuan ini diharapkan dapat berkembang menjadi unit usaha produktif sekolah atau setidaknya mencukupi kebutuhan edukasi praktik pertanian dan ketahanan pangan di desa tersebut.
Kepala Sekolah SD Inpres 3/77 Masago selaku Mabigus pun menyambut baik dan berterimakasih atas inisiatif tersebut. Beliau berharap bantuan ini menjadi pemantik semangat bagi guru-guru dan siswa untuk terus berinovasi dalam menjaga kelestarian lingkungan sekolah.
Dengan adanya dukungan dari Saka Tarunabumi Patimpeng, SD Inpres 3/77 Masago kini terus berusaha menyiapkan diri bertransformasi menjadi sekolah hijau yang produktif. Sebuah langkah kecil dari Patimpeng untuk Indonesia yang lebih hijau dan mandiri pangan.
Pewarta: Yusran AY.NS – Andalan bidang Saka, Sako dan Gugus Darma, Kwarda Sulsel






















