PRAMUKA.ID – Jakarta – Panitia Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 menggelar rapat pleno guna membahas kesiapan serta strategi pelaksanaan kegiatan berskala nasional tersebut. Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka dan diikuti oleh seluruh unsur panitia dari berbagai bidang.
Dalam arahannya, Ketua Kwarnas menekankan pentingnya menjadikan pengalaman pelaksanaan kegiatan sebelumnya sebagai bahan evaluasi. Hal-hal yang dinilai sudah baik diminta untuk dilanjutkan dan ditingkatkan, sementara berbagai kekurangan harus segera diperbaiki agar pelaksanaan Jamnas XII 2026 berjalan lebih optimal.
“Semua panitia harus bertanggung jawab penuh terhadap tugas yang telah diberikan, serta mampu bekerja secara profesional dan terkoordinasi,” tegasnya.
Selain itu, aspek keamanan dan ketertiban juga menjadi perhatian utama. Panitia diminta untuk menutup seluruh akses tidak resmi di kawasan Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta), sehingga akses masuk hanya melalui pintu utama guna memastikan pengawasan berjalan maksimal.
Ketua Kwarnas juga mengingatkan pentingnya perencanaan yang matang di setiap bidang. Setiap program yang disusun harus memiliki nilai manfaat yang jelas, serta didukung dengan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan kementerian dan lembaga terkait melalui penyampaian surat resmi untuk dukungan kegiatan.
Dalam rapat tersebut, turut dibahas pentingnya memastikan kehadiran para undangan pada rangkaian acara utama, seperti upacara pembukaan dan penutupan. Panitia diminta melakukan konfirmasi secara menyeluruh, termasuk kepada Presiden dan pejabat negara lainnya, agar tidak menimbulkan kekecewaan bagi peserta.
Di sisi lain, sistem pendaftaran peserta juga menjadi perhatian serius. Panitia diharapkan mampu memastikan proses pendaftaran berjalan tertib melalui Kwartir Daerah (Kwarda) dan Kwartir Cabang (Kwarcab), sehingga tidak ada peserta yang hadir tanpa melalui prosedur resmi.
Rapat pleno ini juga menyoroti efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan, termasuk dalam penyediaan konsumsi rapat yang diminta tidak berlebihan. Selain itu, seluruh perlengkapan yang digunakan oleh masing-masing bidang harus dijaga dengan baik dan dikembalikan sesuai ketentuan.
Sebagai bagian dari penguatan materi dan evaluasi, Bidang Humas diminta menyiapkan video dokumentasi Jamnas sebelumnya untuk menjadi bahan pembelajaran bagi panitia. Tak hanya itu, rencana kegiatan yang bersifat edukatif dan berwawasan lingkungan juga menjadi perhatian, seperti program penanaman pohon oleh peserta yang membawa bibit dari daerah masing-masing, serta tindak lanjut dukungan bibit kelapa dari Menteri Pertanian.
Menutup arahannya, Ketua Kwarnas mengingatkan panitia untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama pelaksanaan Jamnas XII 2026, baik dari faktor cuaca, kondisi ekonomi, maupun dinamika politik, dengan menyiapkan berbagai alternatif rencana.
Melalui rapat pleno ini, diharapkan seluruh panitia semakin solid dan siap menyukseskan Jambore Nasional XII Tahun 2026 sebagai ajang pembinaan generasi muda yang berkualitas dan berkarakter.


















