Warta Pramuka
Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU
No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU
No Result
View All Result
Warta Pramuka
No Result
View All Result

Pramuka Berbisnis: Lukisan Masker Kak Juli Andayani

PUSDATIN KWARNAS
Senin, 19 Okt 2020
/ Info Pramuka, Kwarnas, Warta Pramuka
Telah dibaca 1759 Kali
Share on FacebookShare on Twitter

Sebelum pandemi Covid-19 masker hanya digunakan orang yang mengendarai motor agar terhindari dari debu. Atau, digunakan orang yang flu agar tidak menulari lawan bicara. Apabila ada orang yang menggunakan dalam angkutan umum seringkali dipandang aneh.

Sejak kehadiran virus Corona ini, masker merupakan salah satu barang terpenting. Bahkan sempat sulit memperoleh masker. Kalaupun ada, harganya cukup mahal. Karena banyak yang membutuhkan, maka beberapa pebisnis memproduksi masker.

BACA JUGA

Capai Pramuka Garuda, 4 Anggota Pangkalan SMPN 6 Kota Jambi Dikukuhkan

Capai Pramuka Garuda, 4 Anggota Pangkalan SMPN 6 Kota Jambi Dikukuhkan

Pramuka MAN Manggarai Timur Tempa Mental Anggota Lewat Penempuhan TKK Penegak Purwa

Pramuka MAN Manggarai Timur Tempa Mental Anggota Lewat Penempuhan TKK Penegak Purwa

Kini beragam masker dijual. Masker dibuat bukan hanya untuk melindungi dari virus, melainkan untuk “keindahan”. Contohnya Bajunya kuning, orang ingin menggunakan masker warna kuning. Bajunya bermotif bunga, manajernya ada motif bunga. Tentu masker-masker itu harus sesuai standar kesehatan kita.

Peluang bisnis itu pun terbaca oleh beberapa Pramuka. Salah satunya Kakak Juli Andayani. Kakak Juli yang dulu aktif Pramuka di Kwarran Menteng, Jakarta Pusat bercerita kepada Pramuka.id:

Saya tidak mengira masker buatan saya banyak yang suka. Jujur nih…saya itu iseng lho. Sejak pensiun dan ada pandemi ini saya mulai lagi menjahit dan melukis. Dua hal itu tidak tersentuh ketika saya ngantor.

Menjahit Sedari SD

Tiba-tiba iseng saja saya bikin masker dari stok kain yang ada di lemari. Tujuannya sih ya untuk koleksi pribadi dan untuk dibagi-bagi. Selesai buat, posting dong di FB dan IG. Pamer ya, hihihi. Gak gitu juga sih.

Ya awalnya itu ada sahabat yang selalu bilang “upload hasil karyanya di IG FB. Siapa tau ada yang suka.” Eh, ternyata banyak temen yang komen, pada minat dan pesan. Yang tadinya kasih gratis jadinya jualan karena teman-teman saya pesannya lusinan. Jadinya bisnis dadakan deh.

Sejak SD saya sudah mengenal jarum jahit dan benang. Saya belajar menjahit secara otodidak dari ibu saya. Ibu saya dulu suka terima jahitan. Nah awal belajarnya itu, saya bantuin ngesum dan pasang kancing. Sudah jago, mulai deh bikin baju untuk boneka. Terus bikin baju untuk dipakai sendiri. Seneng dan bangga lho pakai baju buatan sendiri.

Selama pandemi saya lihat-lihat google youtube: cara bikin masker dan teknik melukis. Untuk masker saya tidak membuat banyak, limited edition. Kadang ada satu model hanya saya buat 5 buah. Kenapa? Ya… karena kehabisan kainnya, hahaha.

Bisnis Karena Teman

Begitu juga soal hobi saya: melukis. Saya suka melukis ya dari SD. Saya tidak pernah kursus melukis, otodidak juga. Bakat seni saya sepertinya dari almarhum Papi. O iya… jadi inget, waktu SD disuruh ikut lomba lukis di salah satu BUMN di Gambir, Jakarta.

Hobi ini tidak berkembang karena kesibukan saya saat masih bekerja di kantoran. Eh, tapi pernah lho saya menang saat di kantor ada lomba: Melukis wajah bos. Kata panitia, lukisan saya yang paling mirip aslinya. Alhamdulillah… padahal ikutan lombanya dadakan lho. Berarti skill saya bolehlah.

Kini saya “corat coret” di kain dan kanvas. Saya kembali melukis itu awalnya, karya saya itu untuk kado ponakan lahiran . Eh, ada yang suka terus ada yang beli lukisan saya. Lanjut deh, hehehe. Saya melukisnya… pakai macam-macam: pinsil warna, crayon, cat minyak, cat air dll. Semua dicoba, hehehe.

Suatu saat ada info di IG: mengenai cetak kain. Nah, lukisan-lukisan tsb. saya coba cetak dan bikin masker. Limited artinya gak banyak untuk dijual. Sehari saya bisa membuat 2 lusin masker, tapi ya…tergantung mood dan pesanan. Dan, alhamdulillah jadi rejeki saya di masa pandemi. Semua ini berkah.

Saya dulu Pramuka di daerah Menteng, Jakarta. Karena hobi menjahit dan melukis ya mudahlah saya mendapat kedua jenis TKK itu. Hobi yang ditekuni dari kecil, kelak berguna.

Kata Kunci: pramuka pewarta
Sebelumnya

JOTA Nasional ke-83 dan JOTI Nasional ke-41 Tahun 2020 Ditutup

Sesudahnya

Sumpah Pemuda Itu Pramuka

Warta Terkait

Capai Pramuka Garuda, 4 Anggota Pangkalan SMPN 6 Kota Jambi Dikukuhkan
Gudep

Capai Pramuka Garuda, 4 Anggota Pangkalan SMPN 6 Kota Jambi Dikukuhkan

Pramuka MAN Manggarai Timur Tempa Mental Anggota Lewat Penempuhan TKK Penegak Purwa
Gudep

Pramuka MAN Manggarai Timur Tempa Mental Anggota Lewat Penempuhan TKK Penegak Purwa

Regenerasi Kepemimpinan: Ka Mabigus MTsN 6 Tabalong Lantik Regu Penggalang Inti Masa Bakti 2026/2027
Gudep

Regenerasi Kepemimpinan: Ka Mabigus MTsN 6 Tabalong Lantik Regu Penggalang Inti Masa Bakti 2026/2027

Sumbang Prestasi, Kontingen Matsanata Serahkan Trophy Juara 2 Senam Semaphore kepada Ka Mabigus MTsN 6 Tabalong
Gudep

Sumbang Prestasi, Kontingen Matsanata Serahkan Trophy Juara 2 Senam Semaphore kepada Ka Mabigus MTsN 6 Tabalong

Kepala Dinsos Kukuhkan Pengurus Rintisan Saka Bina Sosial Kwarcab Kota Tangerang 2023-2028
Kwarcab

Kepala Dinsos Kukuhkan Pengurus Rintisan Saka Bina Sosial Kwarcab Kota Tangerang 2023-2028

Rintisan Saka Patriot Kwarcab Kota Tangerang Bersamai Pembukaan Gebyar Lomba Talenta Siswa Provinsi Banten
Kwarcab

Rintisan Saka Patriot Kwarcab Kota Tangerang Bersamai Pembukaan Gebyar Lomba Talenta Siswa Provinsi Banten

Next Post

Sumpah Pemuda Itu Pramuka

Aksi Pramuka Peduli Kwarcab Banyumas Tangani Pengungsi Banjir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WartaTerbaru

Pramuka MAN Manggarai Timur Tempa Mental Anggota Lewat Penempuhan TKK Penegak Purwa

Pramuka MAN Manggarai Timur Tempa Mental Anggota Lewat Penempuhan TKK Penegak Purwa

Regenerasi Kepemimpinan: Ka Mabigus MTsN 6 Tabalong Lantik Regu Penggalang Inti Masa Bakti 2026/2027

Regenerasi Kepemimpinan: Ka Mabigus MTsN 6 Tabalong Lantik Regu Penggalang Inti Masa Bakti 2026/2027

Sumbang Prestasi, Kontingen Matsanata Serahkan Trophy Juara 2 Senam Semaphore kepada Ka Mabigus MTsN 6 Tabalong

Sumbang Prestasi, Kontingen Matsanata Serahkan Trophy Juara 2 Senam Semaphore kepada Ka Mabigus MTsN 6 Tabalong

Kepala Dinsos Kukuhkan Pengurus Rintisan Saka Bina Sosial Kwarcab Kota Tangerang 2023-2028

Kepala Dinsos Kukuhkan Pengurus Rintisan Saka Bina Sosial Kwarcab Kota Tangerang 2023-2028

Rintisan Saka Patriot Kwarcab Kota Tangerang Bersamai Pembukaan Gebyar Lomba Talenta Siswa Provinsi Banten

Rintisan Saka Patriot Kwarcab Kota Tangerang Bersamai Pembukaan Gebyar Lomba Talenta Siswa Provinsi Banten

Opini Kakak

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab
Agenda

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya
Kwarcab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya

Refleksi Hari Guru Nasional 2025
Kwarda

Refleksi Hari Guru Nasional 2025

Menguatkan Martabat Guru di Era Perubahan
Kwarda

Menguatkan Martabat Guru di Era Perubahan

Warta Pramuka

PRAMUKA.ID merupakan laman khusus Warta Gerakan Pramuka yang dikelola oleh Kwartir Nasional untuk mempublikasikan informasi dari seluruh anggota Gerakan Pramuka. #SetiapPramukaAdalahPewarta

  • Kebijakan Privasi
  • Warta Pramuka

© 2024 Warta Gerakan Pramuka

No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU

© 2024 Warta Gerakan Pramuka