PRAMUKA.ID — Musyawarah Daerah (Musda) Gerakan Pramuka Sulawesi Utara tahun 2026 diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat arah kebijakan organisasi sekaligus meningkatkan peran nyata Pramuka dalam membentuk generasi muda yang tangguh dan berkarakter. Musda dibuka langsung oleh Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional, Kak Mayjen TNI (Purn.) Dr. Bachtiar pada Jumat (10/04/2026) di kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, Manado.
Dalam sambutannya, Sekjen Kwarnas menyampaikan apresiasi kepada Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Utara atas terselenggaranya Musda tersebut. Ia menegaskan bahwa Musda memiliki peran penting sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Gerakan Pramuka, khususnya sebagai forum pertanggungjawaban, perumusan kebijakan, penetapan program prioritas, hingga pemilihan ketua kwartir.
“Musyawarah Daerah bukan hanya berbicara tentang kepemimpinan organisasi, tetapi juga bagaimana Gerakan Pramuka mampu berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang berdaya saing tinggi,” ujar Kak Bachtiar.
Lebih lanjut, Sekjen Kwarnas menekankan bahwa Musda merupakan ruang demokrasi sesuai amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, di mana setiap kwartir cabang dapat menyampaikan aspirasi secara terbuka, jujur, dan bertanggung jawab, demi memperkuat persatuan dan kesatuan dalam tubuh organisasi.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga eksistensi dan relevansi Gerakan Pramuka di tengah perkembangan zaman. Salah satunya melalui peningkatan kualitas pembina, pelatih, dan pamong saka agar nilai-nilai kepramukaan dapat ditransformasikan secara efektif kepada peserta didik.
Selain itu, Musda diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara Gerakan Pramuka dengan pemerintah daerah, dunia pendidikan, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mempercepat pencapaian tujuan pembentukan kader bangsa yang mandiri dan berkarakter.
“Perkembangan teknologi informasi juga harus dimanfaatkan untuk menjangkau lebih banyak peserta didik dan memperkenalkan nilai kepramukaan dengan pendekatan yang sesuai generasi saat ini,” katanya.
Dalam sambutan itu juga disampaikan bahwa Kwarnas telah menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 pada 27–28 Januari 2026 dengan tema penguatan organisasi untuk mendukung swasembada pangan menuju Indonesia Emas 2045. Gerakan Pramuka didorong untuk turut berkontribusi dalam mendukung program pemerintah, khususnya Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di bidang ketahanan pangan.
Tak hanya itu, Kwarnas juga tengah mempersiapkan agenda besar Jambore Nasional XII Tahun 2026 di Cibubur, Jakarta Timur, dengan tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil, dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”. Kwarda Sulawesi Utara diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Kwarnas turut mengapresiasi peran Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus Komaling, yang dinilai memiliki fungsi strategis sebagai pengarah dan pendukung Gerakan Pramuka di daerah.
Menutup sambutannya, Sekjen Kwarnas mengajak seluruh jajaran Mabida, Kwarda, dan Kwarcab untuk terus memperkuat kolaborasi, komunikasi, dan komitmen dalam menjalankan Trisatya dan Dasa Darma.
“Selamat bermusyawarah kepada seluruh peserta Musyawarah Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Utara Tahun 2026. Semoga menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan Gerakan Pramuka,” tuturnya.
Pusdatin Kwarnas


















