PRAMUKA.ID – Kota Tangerang – Rintisan Satuan Karya Pemuda Terampil Olahraga Terlatih (Saka Patriot) Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tangerang bersama sejumlah relawan dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menuangkan sebanyak 1.500 liter eco enzyme ke aliran Sungai Cisadane sebagai langkah penanganan awal, Jumat sore 13 Februari 2026.
Langkah ini menindaklanjuti terdeteksinya dugaan pencemaran pada aliran air baku Sungai Cisadane, yang terjadi Senin malam 9 Februari 2026.
Aksi ini melibatkan unsur relawan dari Rintisan Saka Patriot Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tangerang, Palang Merah Indonesia (PMI), Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) serta Perguruan BPK Penabur.
Sementara itu, organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Tangerang yang turut terlibat antara lain Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).
Proses penanganan dilakukan dengan metode penyemprotan menggunakan tangki khusus (spray tank) untuk memastikan distribusi ekoenzym merata di titik-titik terdampak.
Petugas juga menggunakan perahu untuk menjangkau area aliran sungai sekaligus melakukan pengangkatan bangkai hewan dan sampah yang ditemukan di sekitar lokasi. Langkah ini merupakan upaya cepat Pemkot Tangerang bersama relawan dalam meminimalisir dampak pencemaran, mengurangi bau tidak sedap, serta membantu proses pemulihan kualitas air secara alami.
Upaya kolaboratif ini menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kualitas air Sungai Cisadane sebagai salah satu sumber kehidupan masyarakat Kota Tangerang.
Pembina Rintisan Saka Patriot Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tangerang, Kak Ahmad Bunyamin menjelaskan pihaknya mengerahkan sejumlah personil, satu unit perahu karet beserta mesin motor tempel dan perlengkapan lainnya.
“Rintisan Saka Patriot Kwarcab Kota Tangerang menurunkan 10 personil, satu unit perahu karet beserta alat alat pendukungnya. Rintisan Saka Patriot Kwarcab Kota Tangerang yang turut mendampingi kegiatan ini yakni pimpinan saka, instruktur serta pamong saka. Hadir pula Ketua Pramuka Peduli Kwarcab Kota Tangerang, Bobby Yunandar,” terang Kak Ahmad Bunyamin.
Sementara itu Kepala BPBD Kota Tangerang, Kak Mahdiar menjelaskan eco enzyme gyang digunakan merupakan larutan hasil fermentasi bahan organik yang ramah lingkungan dan kerap dimanfaatkan untuk membantu mengurai zat pencemar di perairan.




















