PRAMUKA.ID – Cibubur – Kwartir Nasional Gerakan Pramuka terus memperkuat tata kelola organisasi dan arah pembangunan kepramukaan nasional melalui pelaksanaan dan perencanaan program strategis Bidang Organisasi, Hukum, Perencanaan dan Pengembangan (Orgakum dan Renbang) untuk periode 2025–2027.
Salah satu agenda utama tahun 2025 adalah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan Pramuka yang telah dilaksanakan pada 12–14 Januari 2025 di Taman Rekreasi Wiladatika (TRW) Cibubur. Rakernas menghasilkan berbagai rekomendasi strategis bagi pimpinan Kwarnas, memperkuat konsolidasi antara Kwarnas dan Kwartir Daerah (Kwarda), serta menyepakati Aceh sebagai tuan rumah Kemah Bela Negara Nasional Tahun 2027 dan Lampung sebagai tuan rumah Karang Pamitran Nasional 2028.
Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Bidang Organisasi, Hukum, Perencanaan dan Pengembangan, Prof. Dr. H. M. Asrorun Ni’am Sholeh, M.A., menyampaikan bahwa Rakernas menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh program kepramukaan berjalan terarah dan berkelanjutan.
“Penguatan organisasi, regulasi, dan perencanaan pembangunan kepramukaan merupakan fondasi utama agar Gerakan Pramuka tetap relevan, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman. Program yang dirancang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga berdampak langsung pada kualitas pembinaan di semua tingkatan,” ujar Kak Ni’am.
Selain Rakernas, Kwarnas juga menyelenggarakan Peringatan Hari Pramuka ke-64 Tahun 2025 yang dipusatkan di Buperta Cibubur dan diikuti oleh 12.587 peserta. Upacara nasional tersebut berlangsung khidmat dan tertib, disertai rangkaian kegiatan seperti ziarah, tabur bunga, ulang janji, kegiatan bakti, serta penganugerahan Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka.
Menurut Kak Ni’am, peringatan Hari Pramuka tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi refleksi atas peran strategis Gerakan Pramuka dalam pembentukan karakter generasi muda.
“Hari Pramuka menjadi pengingat akan tujuan mulia Gerakan Pramuka dalam menanamkan nilai-nilai luhur, memperkuat persatuan, serta membangun kepedulian sosial dan kebangsaan di kalangan generasi muda,” tambahnya.
Dalam rangka memberikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian anggota dewasa, Kwarnas juga melaksanakan Penganugerahan Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka Tahun 2025, antara lain Lencana Wiratama, Lencana Melati, Lencana Darma Bakti, Lencana Karya Bakti, Lencana Teladan, hingga Pancawarsa Utama, yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Kwartir Nasional.
Upaya penguatan kelembagaan diperkuat dengan pembentukan Badan Akreditasi Gerakan Pramuka sebagai wadah penjaminan mutu satuan pendidikan kepramukaan. Selain itu, Kwarnas menyusun Petunjuk Penyelenggaraan Upacara dalam Gerakan Pramuka sebagai pedoman standar agar pelaksanaan upacara kepramukaan berjalan tertib dan sesuai ketentuan nasional.
Memasuki tahun 2026, Kwarnas merencanakan berbagai agenda strategis, di antaranya Rakernas 2026, Peringatan Hari Pramuka ke-65, pembentukan Badan Sertifikasi Gerakan Pramuka, penyempurnaan petunjuk penyelenggaraan seragam Pramuka, revisi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, serta finalisasi Postur Gerakan Pramuka Tahun 2045.
Sementara itu, rancangan kegiatan tahun 2027 meliputi Rakernas, Hari Pramuka ke-66, penganugerahan tanda penghargaan, penyempurnaan jukran, sosialisasi Postur Gerakan Pramuka 2045, hingga penyusunan Rencana Strategis Gerakan Pramuka 2029–2034.
“Dengan penguatan regulasi, kelembagaan, dan sinergi antarkwartir, kami optimistis Gerakan Pramuka akan semakin berdaya dan berkontribusi nyata dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Kak Ni’am.




















