PRAMUKA.ID – Blitar, Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Timur menghadiri Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Kwartir Cabang (Kwarcab) Blitar Tahun 2026 yang digelar pada Rabu, 12 Februari 2026. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kakak Drs. H. Rijanto, M.M Bupati Blitar selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kabupaten Blitar.
Ketua Kwarda Jawa Timur Kakak H.M. Arum Sabil S.P., S.H., MKL dalam kesempatan ini diwakili oleh Sekretaris Kwarda Jawa Timur, Kakak Bambang Suyanto, S.H., S.Sos., M.Si., yang membacakan sambutan dan arahan Ketua Kwarda Jawa Timur.
Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa Muscablub merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang sah dan konstitusional. Forum ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas pengunduran diri Ketua Kwarcab sebelumnya.
“Muscablub bukanlah bentuk kelemahan organisasi, melainkan bukti bahwa Gerakan Pramuka adalah organisasi yang taat pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta memiliki mekanisme yang sehat dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan,” demikian disampaikan dalam sambutan Ketua Kwarda Jawa Timur
Lebih lanjut ditegaskan bahwa sesuai amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, organisasi ini bersifat mandiri, sukarela, dan nonpolitis. Oleh karena itu, forum Muscablub harus menjadi ruang musyawarah yang menjunjung tinggi nilai kekeluargaan, persaudaraan, dan kepentingan pendidikan kepramukaan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok
Dalam arahannya, Kwarda Jawa Timur menyampaikan tiga pesan penting kepada seluruh peserta Muscablub.
Pertama, Muscablub harus dijalankan dengan semangat musyawarah untuk mufakat. Demokrasi dalam Gerakan Pramuka adalah demokrasi yang santun dan beretika.
Kedua, peserta diharapkan memilih pemimpin yang amanah, berintegritas, mampu merangkul seluruh unsur, serta memiliki visi yang selaras dengan arah kebijakan Kwarda Jawa Timur Masa Bakti 2025–2030 yang mengusung semangat adaptif, produktif, dan berkelanjutan
Ketiga, setelah forum selesai, tidak boleh ada sekat dan perbedaan. Seluruh unsur harus kembali dalam satu barisan untuk membangun organisasi, bukan kelompok
Kwarda Jawa Timur juga menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Sinergi antara Kwarcab Blitar dan Pemerintah Kabupaten Blitar selaku Mabicab harus terus diperkuat agar Pramuka benar-benar menjadi mitra strategis dalam pembentukan karakter generasi muda.
Dalam konteks Jawa Timur dan nasional, Pramuka dituntut menjadi organisasi yang produktif dan relevan dengan agenda pembangunan, termasuk mendukung ketahanan pangan, kepedulian lingkungan, penguatan karakter kebangsaan, serta pemberdayaan generasi muda di era digital
Kabupaten Blitar dinilai memiliki potensi besar, baik dari sisi sumber daya manusia, potensi pertanian, maupun kearifan lokal. Karena itu, Pramuka Blitar diharapkan mampu menjadi penggerak kegiatan produktif di gugus depan, seperti pengembangan kebun pramuka, kegiatan kewirausahaan pemuda, gerakan peduli lingkungan, serta penguatan ketahanan pangan berbasis komunitas.
“Pramuka Produktif adalah Pramuka yang hadir, bekerja, dan berdampak,” tegas Sekretaris Kwarda saat membacakan sambutan Ketua Kwarda Jawa Timur
Selain itu, Kwarda Jawa Timur juga mengingatkan bahwa berdasarkan hasil Rapat Kerja Nasional, pada Agustus 2026 akan dilaksanakan Jambore Nasional. Kwarcab Blitar diharapkan mulai mempersiapkan diri secara dini, terencana, dan terukur. Persiapan tidak hanya pada aspek teknis keberangkatan, tetapi juga pembinaan karakter, disiplin, kepemimpinan, serta peningkatan kualitas pembina dan pendamping
Keikutsertaan dalam Jambore Nasional bukan sekadar hadir sebagai peserta, tetapi membawa nama baik Kabupaten Blitar dan Jawa Timur sebagai Pramuka yang unggul, berkarakter, dan berprestasi.
Muscablub Kwarcab Blitar Tahun 2026 dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Blitar, para Ketua dan Pengurus Kwartir Cabang, Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwarcab, Ketua dan Sekretaris Kwartir Ranting se-Kabupaten Blitar, Dewan Kerja Cabang, serta undangan lainnya.
Melalui Muscablub ini, diharapkan lahir kepemimpinan baru yang mampu melanjutkan estafet pembinaan generasi muda Kabupaten Blitar secara lebih adaptif, produktif, dan berkelanjutan. Momentum ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi organisasi guna memperkuat peran Gerakan Pramuka sebagai garda terdepan dalam membentuk generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan cinta tanah air.
Pewarta: Pusdatin Kwarda Jatim






















