PRAMUKA.ID – Malang, Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur (Jatim) kembali menegaskan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat dengan berpartisipasi aktif pada Peringatan Hari Lahir (Harlah) 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Pusat. Kegiatan monumental tersebut berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, 7–8 Februari 2026, bertempat di Stadion Gajayana Malang, Kota Malang, Jawa Timur.
Sebagai agenda keagamaan dan kebangsaan berskala besar yang dihadiri oleh ribuan jamaah dan tokoh dari berbagai daerah, Peringatan Harlah 1 Abad NU membutuhkan dukungan lintas elemen masyarakat guna menjamin kelancaran, keamanan, dan kenyamanan seluruh peserta. Menjawab kebutuhan tersebut, Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur bersama Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Malang menurunkan 200 anggota Pramuka untuk terlibat langsung dalam kegiatan bakti sosial dan pelayanan umum.
Para anggota Pramuka tersebut ditugaskan dalam dua shift penjagaan. Shift pertama dilaksanakan pada Sabtu, 7 Februari 2026 pukul 15.00 hingga 03.00 WIB, dengan melibatkan 100 anggota Pramuka. Selanjutnya, shift kedua dilaksanakan pada Minggu, 8 Februari 2026 pukul 03.00 hingga 15.00 WIB, dengan jumlah personel yang sama.
Dalam pelaksanaannya, anggota Pramuka menjalankan bakti sosial berupa membantu petugas keamanan dan kebersihan, mengatur arus peserta, serta memastikan ketertiban dan kenyamanan di lokasi-lokasi strategis. Penugasan difokuskan pada 11 titik utama, yang mencakup area venue utama, lokasi VIP, serta titik-titik transit peserta.
Untuk lokasi utama, penugasan dibagi di beberapa titik penting, yakni Venue Stadion Gajayana Malang dengan kekuatan 60 personel, Kantor Bakorwil Malang sebanyak 30 personel, dan Kantor BPSDM Malang sebanyak 30 personel. Selain itu, anggota Pramuka juga disebar di delapan titik transit peserta, yaitu SMKN 2 Malang, SMAN 8 Malang, SMKN 3 Malang, SMA Panjura, SMA Laboratorium UM, SMAN 1 Malang, SMAN 3 Malang, dan SMAN 4 Malang, masing-masing dengan 10 personel.
Juga terlibat di bagian pembagian makanan, minuman, snack, kebersihan, dan penyebrangan pejalan kaki oleh anggota Pramuka Sako Ma’arif NU Kota Malang berjumlah 20 orang. Menyisir setiap sampah yang berserakan di jalanan, dan membantu penyebrangan pejalan kaki selama kegiatan berlangsung.
Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur, Kak H.M. Arum Sabil, S.P., S.H., M.KL., menyampaikan bahwa keterlibatan aktif Pramuka Jawa Timur dalam peringatan satu abad NU merupakan bentuk nyata pengamalan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Keikutsertaan Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur dalam Peringatan Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama ini merupakan wujud konkret pengamalan Satya dan Darma Pramuka. Pramuka tidak hanya hadir dalam kegiatan internal organisasi, tetapi juga siap mengabdi dan melayani masyarakat dalam kegiatan keagamaan, sosial, dan kebangsaan,” ujar Kak Arum Sabil.
Menurutnya, NU sebagai organisasi keagamaan besar di Indonesia memiliki kontribusi historis yang sangat penting dalam perjalanan bangsa, sehingga peringatan satu abad NU menjadi momentum kebangsaan yang patut didukung bersama.
“Nahdlatul Ulama memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan, nilai-nilai keislaman yang moderat, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, sudah menjadi bagian dari tanggung jawab moral Gerakan Pramuka untuk turut menyukseskan kegiatan ini dengan penuh keikhlasan dan semangat gotong royong,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kak Arum Sabil menekankan bahwa keterlibatan ratusan anggota Pramuka dalam kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari proses pendidikan karakter bagi generasi muda.
“Melalui kegiatan bakti seperti ini, para anggota Pramuka belajar tentang disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian sosial. Mereka berinteraksi langsung dengan masyarakat, membantu tanpa pamrih, dan merasakan makna pengabdian yang sesungguhnya,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kwartir Cabang Kota Malang serta para anggota Pramuka yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan penuh dedikasi.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kwarcab Kota Malang serta seluruh anggota Pramuka yang bertugas. Semoga apa yang dilakukan menjadi amal ibadah dan membawa manfaat bagi masyarakat luas,” pungkas Kak Arum Sabil.
Melalui partisipasi aktif dalam Peringatan Harlah 1 Abad NU ini, Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur kembali menegaskan eksistensinya sebagai mitra strategis masyarakat, organisasi keagamaan, dan pemerintah, sekaligus memperkuat peran Pramuka sebagai gerakan pendidikan karakter yang senantiasa hadir, peduli, dan mengabdi untuk bangsa.
Pewarta: Pusdatin Kwarda Jatim



















