Warta Pramuka
Kamis, 25 Juni 2026
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU
No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU
No Result
View All Result
Warta Pramuka
No Result
View All Result

Kontingen Daerah Sumatera Utara Perkenalkan Kekayaan Etnis di Pentas Seni Pertikawan Nasional

Publikasi
Jumat, 27 Sep 2024
/ Info Pramuka, Kwarnas, Saka, Warta Pramuka
Telah dibaca 10555 Kali
Kontingen Daerah Sumatera Utara Perkenalkan Kekayaan Etnis di Pentas Seni Pertikawan Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

PRAMUKA.ID – Ragam budaya Indonesia kembali ditampilkan dalam Pentas Seni Pertikawan Nasional 2024 di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur. Salah satu penampilan yang menyedot perhatian adalah tarian dari Kontingen Daerah Sumatera Utara yang membawakan tarian khas dari tiga etnis di Sumatera Utara : Melayu Deli, Karo, dan Batak. Meski hanya menampilkan tiga etnis utama karena keterbatasan waktu, penampilan tersebut berhasil memberikan gambaran tentang keunikan dan kekayaan budaya Sumatera Utara.

“Setiap etnis di Sumatera Utara memiliki ciri khas tersendiri, baik dari gerak tari, kostum, maupun nilai budaya yang ingin disampaikan,” jelas Ayu, salah satu penari yang menjadi perwakilan Kontingen Daerah Sumatera Utara dalam acara tersebut. Menurut Ayu, tarian ini dipilih karena ingin menampilkan keberagaman yang harmonis di antara masyarakat Sumatera Utara yang terdiri dari berbagai suku.

BACA JUGA

Sekda Lampung Timur Buka Rakercab Gerakan Pramuka

Sekda Lampung Timur Buka Rakercab Gerakan Pramuka

Peserta KML Siaga dan Penggalang Kwarcab Banyumas Dibekali Materi Jurnalistik

Peserta KML Siaga dan Penggalang Kwarcab Banyumas Dibekali Materi Jurnalistik

Dia menjelaskan bahwa Etnis Melayu Deli, yang dikenal dengan tariannya yang anggun dan lemah gemulai, mendiami kawasan Deli hingga Medan. Sementara itu, Etnis Karo, yang berasal dari Kabupaten Karo, menonjolkan gerakan yang lebih energik dengan irama musik yang dinamis, mencerminkan semangat dan keberanian masyarakatnya. Sayangnya, karena waktu yang terbatas, mereka belum dapat menampilkan lebih banyak tarian dari etnis lainnya seperti Simalungun dan Mandailing.

Penampilan Kontingen Daerah Sumatera Utara ini juga mendapat pujian karena mampu mengekspresikan keunikan masing-masing etnis dengan perpaduan musik, kostum, dan gerakan yang apik. Kostum yang dikenakan pun sangat beragam, dengan kain ulos dan tenun tradisional yang mewakili ciri khas dari ketiga etnis tersebut. Tak hanya itu, pernak-pernik seperti aksesoris kepala dan ornamen kain turut menambah kesan autentik dari tarian yang dibawakan.

“Pesan utama dari tarian ini adalah untuk memperkenalkan budaya Sumatera Utara agar semakin dikenal, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di dunia internasional,” ungkap Ayu dengan penuh harap. Melalui gerakan tarian yang menggambarkan kisah hidup, tradisi, dan keseharian masing-masing etnis, kontingen Sumatera Utara ingin menyampaikan bahwa budaya lokal adalah aset yang sangat berharga dan perlu dijaga.

Selain untuk melestarikan budaya, Ayu berharap tarian ini bisa menjadi sarana pemersatu dan inspirasi bagi para peserta Pertikawan Nasional. “Semoga para peserta semakin kompak dan semangat dalam menjaga persaudaraan dan keberagaman,” ujarnya.

Penampilan Kontingen Daerah Sumatera Utara ini membuktikan bahwa meskipun berasal dari daerah yang beragam, budaya Indonesia bisa disatukan dalam harmoni yang indah. Pesan persatuan dan kebersamaan inilah yang ingin mereka sampaikan kepada seluruh penonton dan peserta yang hadir dalam acara tersebut. Dengan semangat yang ditunjukkan oleh para penari, mereka berhasil membawa suasana Sumatra Utara ke tengah panggung pentas seni, memperlihatkan keindahan dan kekayaan budaya yang layak dibanggakan di kancah nasional maupun internasional.

Penulis : Mira Octaviani (Humas Pertikawan)

Kata Kunci: Pertikawanpertikawan nasional
Sebelumnya

Kontingen Daerah Lampung Tampilkan Tari Kayu Saso: Simbol Kekuatan dan Keteguhan di Pentas Seni Pertikawan Nasional

Sesudahnya

Pesan dari Tanah Gayo: Kontingen Daerah Aceh Suguhkan Tarian Simbolik Gajah dan Elang di Pentas Seni Pertikawan Nasional

Warta Terkait

Sekda Lampung Timur Buka Rakercab Gerakan Pramuka
Kwarda

Sekda Lampung Timur Buka Rakercab Gerakan Pramuka

Peserta KML Siaga dan Penggalang Kwarcab Banyumas Dibekali Materi Jurnalistik
Kwarcab

Peserta KML Siaga dan Penggalang Kwarcab Banyumas Dibekali Materi Jurnalistik

Siapkan Pembina Profesional, UMP Purwokerto Teken MoU dengan Kwarcab Banyumas
Kwarcab

Siapkan Pembina Profesional, UMP Purwokerto Teken MoU dengan Kwarcab Banyumas

Kwarcab Banyumas Berkolaborasi Dengan UMP Purwokerto, Cetak Pembina Mahir
Kwarcab

Kwarcab Banyumas Berkolaborasi Dengan UMP Purwokerto, Cetak Pembina Mahir

Kwarda Banten Pengurus Mabisakoda dan Pinsakoda Satuan Komunitas (SAKO) Sekolah Islam Terpadu (SIT) Periode 2026-2031
Kwarda

Kwarda Banten Pengurus Mabisakoda dan Pinsakoda Satuan Komunitas (SAKO) Sekolah Islam Terpadu (SIT) Periode 2026-2031

Kwarda Gerakan Pramuka Sumut Matangkan Persiapan Jambore Daerah XI: 3.058 Peserta Tercatat, 73% Berkas Sudah Terverifikasi
Kwarda

Kwarda Gerakan Pramuka Sumut Matangkan Persiapan Jambore Daerah XI: 3.058 Peserta Tercatat, 73% Berkas Sudah Terverifikasi

Next Post
Pesan dari Tanah Gayo: Kontingen  Daerah Aceh Suguhkan Tarian Simbolik Gajah dan Elang di Pentas Seni Pertikawan Nasional

Pesan dari Tanah Gayo: Kontingen Daerah Aceh Suguhkan Tarian Simbolik Gajah dan Elang di Pentas Seni Pertikawan Nasional

Buletin Pertikawan Edisi 4: Giat Pertikawan, Tingkatkan Wawasan dan Keterampilan!

Buletin Pertikawan Edisi 4: Giat Pertikawan, Tingkatkan Wawasan dan Keterampilan!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WartaTerbaru

Peserta KML Siaga dan Penggalang Kwarcab Banyumas Dibekali Materi Jurnalistik

Peserta KML Siaga dan Penggalang Kwarcab Banyumas Dibekali Materi Jurnalistik

Siapkan Pembina Profesional, UMP Purwokerto Teken MoU dengan Kwarcab Banyumas

Siapkan Pembina Profesional, UMP Purwokerto Teken MoU dengan Kwarcab Banyumas

Kwarcab Banyumas Berkolaborasi Dengan UMP Purwokerto, Cetak Pembina Mahir

Kwarcab Banyumas Berkolaborasi Dengan UMP Purwokerto, Cetak Pembina Mahir

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka

Kwarda Banten Pengurus Mabisakoda dan Pinsakoda Satuan Komunitas (SAKO) Sekolah Islam Terpadu (SIT) Periode 2026-2031

Kwarda Banten Pengurus Mabisakoda dan Pinsakoda Satuan Komunitas (SAKO) Sekolah Islam Terpadu (SIT) Periode 2026-2031

Opini Kakak

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka
Opini

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka

Bukan Sekadar Slogan, Ini Cara Pramuka Wujudkan “Now For Climate” di Hari Lingkungan Hidup 2026
Kwarcab

Bukan Sekadar Slogan, Ini Cara Pramuka Wujudkan “Now For Climate” di Hari Lingkungan Hidup 2026

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab
Agenda

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya
Kwarcab

Raimuna Tak Perlu Gengsi: Berani Menggelar, Nyata Manfaatnya

Warta Pramuka

PRAMUKA.ID merupakan laman khusus Warta Gerakan Pramuka yang dikelola oleh Kwartir Nasional untuk mempublikasikan informasi dari seluruh anggota Gerakan Pramuka. #SetiapPramukaAdalahPewarta

  • Kebijakan Privasi
  • Warta Pramuka

© 2024 Warta Gerakan Pramuka

No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU

© 2024 Warta Gerakan Pramuka