PRAMUKA.ID – Deli Serdang, 8 April 2026, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara, Dikky Anugerah Panjaitan, melantik Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Deli Serdang Masa Bakti 2026–2031.
Pelantikan berlangsung khidmat di Lapangan Cadika Kwarcab Deli Serdang dan dirangkaikan dengan konsolidasi organisasi serta penguatan agenda strategis menuju Jambore Daerah XI Sumatera Utara.
Pelantikan Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran organisasi dalam pembinaan generasi muda serta mendukung pembangunan daerah. Dalam sambutannya ditegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk meneguhkan komitmen, memperkuat tanggung jawab, serta menyatukan langkah dalam menggerakkan roda organisasi di tingkat cabang agar semakin maju, relevan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Salah satu agenda besar yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan Jambore Daerah XI Sumatera Utara yang akan digelar pada bulan Juli mendatang di Bumi Perkemahan Sibolangit. Kegiatan ini bukan hanya ajang pertemuan Pramuka, tetapi juga wahana pembinaan, pengembangan diri, serta mempererat persaudaraan antaranggota dari seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Menariknya, pada pelaksanaan Jambore Daerah tahun ini diterapkan kebijakan berbeda dengan tidak membebankan biaya kepada peserta. Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk komitmen agar semangat dan euforia jambore benar-benar dirasakan seluruh penggalang tanpa hambatan biaya.
“Jambore ini harus menjadi momentum menghidupkan kembali peradaban Bumi Perkemahan Sibolangit serta memperkuat semangat kebersamaan dan kualitas generasi muda,” tegasnya dalam sambutan.
Selain menyukseskan jambore, seluruh Kwartir Cabang didorong mempersiapkan peserta terbaik, tidak hanya berorientasi pada keikutsertaan, tetapi juga pada kualitas dan prestasi. Momentum ini juga diharapkan menjadi ajang promosi potensi daerah, termasuk budaya, kearifan lokal, dan keunggulan masing-masing wilayah.
Dalam konteks pembangunan daerah, Gerakan Pramuka ditegaskan harus hadir sebagai kekuatan strategis. Kwartir Cabang diminta menjadi mitra kerja nyata pemerintah daerah, bukan sekadar mitra simbolik atau formalitas, melainkan mitra aktif dalam pembangunan sumber daya manusia dan penguatan karakter generasi muda.
Pengurus Kwartir Cabang juga didorong untuk:
Menyelaraskan program kerja dengan arah kebijakan pembangunan daerah
Membangun komunikasi aktif dengan pemerintah daerah
Menjadikan Pramuka sebagai mitra solutif atas berbagai persoalan sosial di daerah
Selain itu, penguatan kemandirian ekonomi organisasi menjadi perhatian penting agar Gerakan Pramuka tidak bergantung sepenuhnya pada anggaran pemerintah. Kemandirian tersebut diharapkan mampu menopang berbagai program pendidikan dan pembinaan karakter, kegiatan sosial kemasyarakatan, pelestarian lingkungan hidup, hingga pencegahan narkoba dan kenakalan remaja.
Di tengah tantangan global seperti arus digitalisasi, perubahan sosial, ancaman narkoba, hingga persoalan lingkungan dan kebencanaan, Gerakan Pramuka diharapkan menjadi garda terdepan dalam membentuk generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan berdaya saing.
Pelantikan ini menjadi penegasan bahwa Kwartir Cabang adalah ujung tombak Gerakan Pramuka di daerah. Sinergi antara Kwartir Daerah dan Kwartir Cabang menjadi kunci untuk saling menguatkan organisasi demi kemajuan Sumatera Utara.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, Gerakan Pramuka diharapkan semakin kokoh sebagai organisasi yang berakar di masyarakat, memiliki jaringan luas, serta menjadi penggerak nyata pembangunan generasi muda Indonesia.
Pewarta: Selamet – Kwarda Sumut


























