PRAMUKA.ID – Jakarta – Gerakan Pramuka terus memperkuat peran strategisnya di tengah masyarakat melalui pengembangan Kampung Pramuka sebagai model pengabdian masyarakat yang berkelanjutan, inklusif, serta berbasis kepedulian lingkungan dan kesiapsiagaan bencana.
Komitmen tersebut ditandai dengan diterbitkannya Petunjuk Pelaksanaan (Jukran) Nomor 05 Tahun 2025 tentang Pedoman Kampung Pramuka oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Pedoman ini menjadi acuan bagi kwartir di seluruh Indonesia dalam membangun Kampung Pramuka sebagai pusat kegiatan edukatif, sosial, dan kemasyarakatan.
Waka Kwarnas Gerakan Pramuka Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat, Lingkungan Hidup, Kehumasan, dan Informatika, Mayjen TNI Mar (Purn) Yuniar Ludfi, menegaskan bahwa Kampung Pramuka merupakan wujud nyata kehadiran Gerakan Pramuka di tengah masyarakat.
“Kampung Pramuka adalah implementasi konkret nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan bermasyarakat. Di sinilah Pramuka hadir, bekerja, dan memberi manfaat langsung bagi warga melalui pengabdian, kepedulian lingkungan, serta penguatan karakter kebangsaan,” ujar Kak Yuniar Ludfi.
Menurutnya, Kampung Pramuka tidak hanya berfungsi sebagai simbol, tetapi menjadi ruang kolaborasi aktif antara anggota Pramuka, kwartir, dan masyarakat dalam menjawab berbagai tantangan sosial di tingkat lokal.
“Kami mendorong Kampung Pramuka menjadi pusat pembelajaran bersama, mulai dari pengelolaan lingkungan, penguatan gotong royong, hingga peningkatan kesiapsiagaan bencana. Ini sekaligus membentuk jiwa kerelawanan dan kepemimpinan sosial anggota Pramuka,” tambahnya.
Program Kampung Pramuka juga terintegrasi dengan berbagai agenda nasional Gerakan Pramuka, seperti Bulan Bakti Pramuka, Karya Bakti Pramuka, Gerakan Aksi untuk Lingkungan (GAUL), serta edukasi kebencanaan yang sejalan dengan kebijakan nasional penanggulangan bencana.
Melalui pedoman resmi tersebut, Kwarnas berharap kwartir daerah dan kwartir cabang dapat mengembangkan Kampung Pramuka sesuai potensi dan kearifan lokal masing-masing wilayah.
“Kami berharap Kampung Pramuka dapat tumbuh di berbagai daerah sebagai model pengabdian masyarakat yang adaptif, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan zaman, sekaligus memperkuat citra Gerakan Pramuka sebagai organisasi pendidikan yang berkontribusi nyata bagi bangsa,” pungkas Kak Ludfi.
Pewarta: Yudhi Wahyudi
Foto: Mutiara Adriane





















