PRAMUKA.ID – Bangli, Pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gerakan Pramuka Bali Tahun 2026 mencatatkan sejarah baru dalam pola organisasi kepanduan di Indonesia. Mengusung tema “Dharma Bakti Pramuka Bali untuk Negeri”, forum ini tidak hanya mendapatkan apresiasi sebagai ajang konsolidasi, tetapi juga disebut sebagai role model organisasi modern oleh Kwartir Nasional (Kwarnas).
Hadir mewakili Ketua Kwarnas, Waka Kerjasama Dalam Negeri dan Luar Negeri (KDN-KLN), Mayjen TNI (Purn) Toto Siswanto, S.IP, MM, menyatakan kekagumannya atas keberanian Kwarda Bali menggelar Rakerda di fasilitas kesehatan publik, yakni RS Manah Shanti Mahottama (MSM), Bangli, Sabtu (28/3/2026).
“Kami sangat mengapresiasi langkah cerdas dan inklusif ini. Rakerda di rumah sakit membuktikan Pramuka hadir memberikan solusi dan bersinergi dengan seluruh elemen bangsa. Bali terus menjadi barometer kegiatan Pramuka di Indonesia,” tegas Mayjen Toto Siswanto.
Simbol Inklusivitas dan Kepedulian Mental
Ketua Kwarda Bali, Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si (Kak Cok Ace), menegaskan pemilihan lokasi ini adalah simbol kehadiran Pramuka di tengah pelayanan publik. Ia menekankan empat poin perjuangan: evaluasi komprehensif 2025, sinkronisasi 2026, proyeksi strategis 2027, serta penguatan konsolidasi Kwarda-Kwarcab.
Senada dengan hal tersebut, Direktur RS Manah Shanti Mahottama, dr. Ni Wayan Murdani, M.A.P., mengaku terhormat atas kehadiran para pandu. Ia menitipkan pesan penting terkait isu kesehatan mental remaja di era digital.
“Kami berharap kehadiran Pramuka di sini mampu mendobrak paradigma negatif terhadap ODGJ. Kami juga menitipkan isu mentalitas remaja seperti bullying dan dampak negatif game online agar menjadi perhatian dalam pembinaan karakter,” tutur dr. Murdani.
Aksi Nyata Dasa Darma
Ketua Panitia, I Putu Mardana, SH., M.AP, dalam laporannya menjelaskan bahwa Rakerda kali ini menghadirkan “warna baru” dengan terjun langsung mengamalkan Dasa Darma kedua melalui:
Dedikasi Kemanusiaan: Kunjungan dan pemberian tali kasih di RS Mahasaksi.
Pelestarian Lingkungan: Aksi penanaman pohon sebagai langkah konkret menjaga ekosistem Bali.
Melalui inovasi teknologi lewat Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), Kak Cok Ace berharap Pramuka Bali semakin modern dan relevan bagi generasi muda, sekaligus tetap teguh menjaga kelestarian alam dan kemanusiaan.
Pewarta: Rudianto – Kwarda Bali
















