PRAMUKA.ID – Surabaya, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur (Kwarda Jatim) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung kegiatan Buka Bersama dan Rekor MURI Buka Bersama Gubernur Jawa Timur yang diselenggarakan pada Sabtu, 21 Februari 2026, di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.00 hingga 19.00 WIB tersebut, diikuti sekitar ±20.700 jamaah dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Sebagai bentuk partisipasi aktif dan kontribusi nyata kepada masyarakat, Kwarda Jatim bersama Kwarcab Kota Surabaya mengerahkan sebanyak 300 Pramuka yang terdiri atas unsur Dewan Kerja, Gugus Depan SMA, serta Gugus Depan Perguruan Tinggi di wilayah Surabaya. Ratusan Pramuka ini ditugaskan untuk mendukung kelancaran teknis dan operasional acara, mengingat besarnya jumlah peserta yang hadir.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan panitia pelaksana, penugasan Pramuka dibagi dalam beberapa sektor strategis. Di antaranya adalah pos pembagian makanan berbuka, penataan serta pengaturan jamaah di area dalam dan luar masjid, serta dukungan kebersihan dan pengelolaan lingkungan kegiatan.
Para personel anggota Pramuka telah standby di lokasi sejak pukul 12.00 WIB untuk mengikuti briefing teknis, pembagian tugas, serta memastikan kesiapan seluruh titik pelayanan.
Kehadiran Pramuka dalam kegiatan berskala besar ini dinilai sangat penting untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta kenyamanan jamaah. Dengan semangat gotong royong dan kedisiplinan yang menjadi ciri khas Gerakan Pramuka, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan sukses, terlebih acara ini juga menargetkan pencatatan Rekor MURI untuk kategori buka puasa bersama dengan jumlah peserta terbanyak bersama Gubernur Jawa Timur.
Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur, Kak H. M. Arum Sabil, menyampaikan, bahwa partisipasi anggota Pramuka Jawa Timur dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata pengamalan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
“Momentum Ramadan adalah saat yang tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan gotong royong. Kehadiran 300 anggota Pramuka dalam kegiatan ini bukan hanya membantu secara teknis, tetapi juga menunjukkan bahwa Gerakan Pramuka selalu siap hadir dan berkontribusi dalam setiap agenda sosial kemasyarakatan,” ujar Kak Arum Sabil.
Ia menegaskan bahwa keterlibatan anggota Pramuka dalam kegiatan berskala besar seperti ini juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi anggota muda. Melalui pengalaman langsung di lapangan, para Pramuka belajar tentang tanggung jawab, koordinasi, kepemimpinan, serta pelayanan kepada masyarakat.
“Kami ingin Pramuka Jawa Timur tumbuh sebagai generasi yang tangguh, peduli, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran nyata tentang manajemen kegiatan, kerja tim, dan disiplin,” tambahnya.
Menurut Kak Arum, Kwarda Jatim mendukung penuh suksesnya kegiatan tersebut, sekaligus memastikan seluruh personel anggota Pramuka menjalankan tugas dengan profesional dan humanis. Koordinasi intensif dengan panitia pelaksana dan pihak terkait terus dilakukan guna mengantisipasi potensi kendala di lapangan.
“Kwarda Jatim memandang kegiatan Buka Bersama dan Rekor MURI ini bukan sekadar peristiwa seremonial, melainkan simbol kuat kebersamaan masyarakat Jawa Timur di Bulan Suci Ramadan. Sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, dan masyarakat luas menjadi cerminan semangat persatuan dan solidaritas sosial,” ungkapnya.
Kak Arum menambahkan, menambahkan dukungan penuh dari berbagai elemen, termasuk Gerakan Pramuka. “Kegiatan ini menjadi catatan bersejarah sekaligus memperkuat citra Jawa Timur sebagai provinsi yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan, religiusitas, dan kepedulian sosial,” pungkasnya.
Pewarta: Pusdatin Kwarda Jatim
















