PRAMUKA.ID – Denpasar, Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali bersiap menggelar agenda tahunan strategis, Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026. Ketua Kwarda Bali, Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si. (Kak Cok Ace), menegaskan bahwa forum ini merupakan momentum vital untuk memperkuat soliditas antara pengurus Kwarda dan Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Bali.
Ditemui pada Jumat (27/3/2026), Kak Cok Ace menjelaskan bahwa Rakerda kali ini adalah rapat kerja kedua bagi kepengurusan masa bakti 2024-2029. Agenda utamanya meliputi evaluasi program 2025, pemantapan program 2026, serta perencanaan untuk tahun 2027.
“Rapat Kerja ini penting untuk membahas masukan komprehensif dari seluruh komponen kwartir. Kita ingin melahirkan resolusi atas berbagai isu krusial yang berkembang, baik di dalam maupun di luar Gerakan Pramuka, seirama dengan visi strategis kami,” ujar Kak Cok Ace.
Ada yang berbeda dalam penyelenggaraan tahun ini. Rakerda Bali 2026 yang dilaksanakan pada Sabtu, 28 Maret 2026, memilih lokasi di Rumah Sakit Manah Shanti Mahottama. Lokasi ini dipilih karena suasananya yang rindang dan strategis untuk diskusi alam terbuka yang menarik, menantang, dan menyenangkan.
Tak hanya sekadar rapat, kegiatan ini selaras dengan tema “Darma Bakti Pramuka Bali untuk Negeri”. Para anggota Pramuka se-Bali akan melaksanakan aksi kemanusiaan dengan menyalurkan tali kasih kepada saudara-saudara berkebutuhan khusus (ODGJ) yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.
Ketua Panitia, I Putu Mardana, SH., M.AP, merinci bahwa Rakerda akan dibagi ke dalam beberapa sidang kelompok guna mempertajam fungsi organisasi.
Kelompok A: Fokus pada pimpinan, sekretariat, dan keuangan.
Kelompok B: Membahas hukum, organisasi, dan pengembangan.
Kelompok C: Fokus pada pembinaan anggota dewasa, muda, dan pusdiklat.
Kelompok D: Membahas pengabdian masyarakat (Abdimas) dan badan usaha.
“Maksud utama kami adalah memperkuat persaudaraan keluarga besar Pramuka Bali serta menggali rekomendasi konkret bagi kemajuan organisasi dengan motto Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan,” pungkas Putu Mardana.
Pewarta: Rudianto – Kwarda Bali



















