PRAMUKA.ID — Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka menggelar kegiatan Penguatan Program Pembinaan Anggota Dewasa guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya para pembina, pelatih, dan pengelola organisasi kepramukaan yang bertempat di Taman Rekreasi Wiladatika (TRW) Cibubur, pada Selasa-Kamis, 05-07 Mei 2026.
Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso, menegaskan bahwa anggota dewasa memegang peran krusial dalam keberhasilan pendidikan kepramukaan. Menurutnya, anggota dewasa tidak hanya berfungsi sebagai pembina, tetapi juga sebagai teladan, fasilitator, dan inspirator bagi generasi muda.
“Kualitas pembina sangat menentukan keberhasilan pendidikan kepramukaan. Tanpa anggota dewasa yang kompeten dan berintegritas, tujuan pembinaan tidak akan tercapai secara optimal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks, mulai dari perkembangan teknologi digital hingga dinamika sosial yang cepat. Karena itu, program pembinaan harus adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai dasar kepramukaan, yaitu Satya dan Darma Pramuka.
Budi Waseso juga menekankan pentingnya pembinaan yang sistematis, berkelanjutan, dan berbasis kompetensi. Kurikulum pelatihan perlu terus diperbarui, disertai penguatan sistem sertifikasi untuk memastikan standar kualitas pembina yang merata di seluruh Indonesia.
Selain itu, Kwarnas mendorong monitoring dan evaluasi program secara terpadu dan berjenjang, dari tingkat nasional hingga gugus depan, guna menjaga keselarasan sekaligus meningkatkan efektivitas pembinaan anggota dewasa.
Kegiatan ini diikuti 140 peserta dari 70 Kwartir Cabang (Kwarcab) yang mewakili 34 Kwartir Daerah (Kwarda). Peserta terdiri dari Kepala Pusdiklatcab dan pelatih yang dipersiapkan untuk mendukung sistem pendidikan dan pelatihan berbasis digital melalui E-Diklat. Namun, Kwarda Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Sumatera Selatan, dan Papua Barat Daya tercatat tidak mengirimkan perwakilan.
Wakil Ketua Kwarnas Bidang Pembinaan Anggota Dewasa (Binawasa), Dr. Rahmansyah, selaku ketua panitia, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas anggota dewasa.
“Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi serta meningkatkan kapasitas anggota dewasa dan pengelola pendidikan dan pelatihan, sekaligus memperkuat sinergi pembinaan pasca kursus,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi terkait arah kebijakan Kwarnas, penguatan program pasca kursus seperti Narakarya dan Naratama, serta pemanfaatan sistem E-Diklat untuk pengelolaan data tenaga pendidik secara terintegrasi.
Kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi peran Gerakan Pramuka dalam mendukung program prioritas pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan nasional, menunjukkan kontribusi kepramukaan dalam pembangunan.
Melalui diskusi, presentasi, dan praktik, peserta diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret untuk diterapkan di daerah masing-masing, termasuk penguatan pembinaan berkelanjutan, peningkatan kualitas pelatihan, serta pengembangan kurikulum yang lebih adaptif.
Pewarta : Yudhi Wahyudi
Photo : Herianda























