PRAMUKA.ID – Cibubur – Kwartir Nasional Gerakan Pramuka menggelar Rapat Koordinasi Pimpinan Kontingen Daerah (Pinkonda) I Jambore Nasional XII Tahun 2026 pada Kamis (30/4) di Gedung Sudirman, Taman Rekreasi Wiladatika (TRW) Cibubur. Kegiatan ini juga diikuti secara daring melalui Zoom Meeting oleh perwakilan Kwartir Daerah dari seluruh Indonesia.
Rakor ini menjadi langkah awal konsolidasi nasional dalam rangka mematangkan persiapan Jambore Nasional XII yang dijadwalkan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur.
Rapat dipimpin Ketua Panitia Pelaksana Jamnas XII, Kak Mayjen TNI (Purn) Dr. Bachtiar, S.I.P., M.A.P. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya percepatan koordinasi di berbagai bidang, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, transportasi, air bersih, fasilitas MCK, hingga kebutuhan logistik peserta.
“Jambore Nasional bukan sekadar kegiatan perkemahan, tetapi momentum besar untuk membentuk karakter generasi muda Indonesia. Karena itu, seluruh persiapan harus dilakukan dengan matang, terukur, dan penuh tanggung jawab,” ujar Kak Bachtiar.
Ia juga menyampaikan bahwa panitia tengah menyiapkan upacara pembukaan yang diharapkan dapat dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka.
Kak Sigit Muryono sebagai Binkemin sekaligus Ketua Bidang Perkemahan menjelaskan bahwa setiap Kwartir Cabang berhak mengirimkan 32 peserta yang terdiri dari dua regu putra dan dua regu putri, serta empat pembina pendamping.
“Jika ada pergantian atau penambahan kuota peserta, pengajuan dilakukan secara resmi melalui Kwartir Daerah kepada Kwarnas agar pendataan tetap tertib dan terkoordinasi,” jelasnya.
Ia menambahkan, panitia ingin memastikan seluruh peserta dari daerah mendapat kesempatan yang sama untuk mengikuti kegiatan secara optimal.
Sementara itu, Kak Rahman Syah sebagai Wakil Ketua Binkemin sekaligus Ketua Bidang Kegiatan menyampaikan bahwa Kwarnas telah mengirimkan delapan surat edaran kepada seluruh Kwartir Daerah terkait pelaksanaan Jamnas XII 2026. Saat ini juga sedang disusun petunjuk teknis mengenai kehidupan perkemahan, sistem kegiatan, dan layanan peserta selama jambore.
“Kami berharap seluruh Kwartir Daerah aktif mengikuti informasi resmi yang disampaikan Kwarnas, sehingga tidak terjadi kendala komunikasi maupun administrasi menjelang pelaksanaan Jamnas,” kata Kak Rahman Syah.
Dalam rapat tersebut, Kwarnas turut mengumumkan rencana seleksi petugas upacara Hari Pramuka dan pembukaan Jamnas XII 2026. Setiap Kwartir Daerah diminta mengirimkan minimal satu calon peserta seleksi.
Pada sesi diskusi, sejumlah daerah menyampaikan masukan terkait teknis pendaftaran, kebutuhan tambahan kuota, fasilitas Pinkonda, hingga transportasi bagi kontingen dari wilayah kepulauan.
Rakor menghasilkan beberapa keputusan penting, di antaranya pergantian atau penambahan peserta harus dalam bentuk regu utuh. Selain itu, Kwartir Cabang yang mengalami kendala administrasi akibat pergantian kepengurusan diberi waktu pendaftaran hingga 5 Mei 2026.
Jambore Nasional XII Tahun 2026 diharapkan menjadi ajang pertemuan besar Pramuka Penggalang se-Indonesia untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan keterampilan, serta menumbuhkan semangat pengabdian generasi muda bagi bangsa dan negara.





















