PRAMUKA.ID – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh kontingen Pramuka Penggalang MTsN 6 Tabalong. Dalam ajang bergengsi Lomba Senam Kreasi Semaphore tingkat SMP/MTs sederajat se-Kabupaten Tabalong, tim ini sukses menyabet gelar Juara Terbaik 2 setelah menyuguhkan penampilan yang luar biasa dan dinamis.
Perlombaan yang diikuti oleh berbagai Gugusdepan terbaik di tingkat kabupaten ini berlangsung sangat sengit. Namun, kontingen MTsN 6 Tabalong berhasil mencuri perhatian dan decak kagum, baik dari penonton maupun jajaran dewan juri.
Kunci keberhasilan regu MTsN 6 Tabalong terletak pada kreativitas konsep yang mereka bawakan. Mereka tampil berani dengan mengusung tema Perpaduan Adat Papua Modern. Tidak hanya lincah dalam memperagakan gerakan bendera semaphore, kostum dan koreografi mereka juga sarat akan nuansa etnik yang dikemas secara kekinian.
Daya tarik utama yang membuat dewan juri terpukau adalah keberanian kontingen dalam meracik komposisi musik pengiring. Mereka berhasil menyatukan ritme Tobelo Sulawesi dan Maumere yang ceria dengan selingan musik khas film “Kuyang” yang dramatis. Perpaduan kontras ini menciptakan atmosfer pertunjukan yang unik, segar, dan berbeda dari peserta lainnya.
Puncak acara ditandai dengan pengumuman pemenang yang disambut riuh tepuk tangan. Perwakilan kontingen MTsN 6 Tabalong, Ahmad Hafis, melangkah maju dengan bangga untuk menerima trophy Juara Terbaik 2. Penyerahan piala tersebut dilakukan langsung oleh salah satu dewan juri, Option VI.
“Ini adalah hasil kerja keras seluruh tim. Kami ingin membawakan sesuatu yang berbeda dengan menggabungkan budaya Papua dan musik nusantara lainnya. Alhamdulillah, usaha kami membuahkan hasil,” tutur Kansa.
Keberhasilan ini menambah panjang daftar prestasi MTsN 6 Tabalong di bidang kepramukaan, sekaligus membuktikan bahwa kreativitas siswa-siswi Tabalong dalam mengolah seni budaya lokal dan modern patut diacungi jempol.























