PRAMUKA.ID – Tangerang Selatan – Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Tangerang Selatan menggelar Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) pada Sabtu, 7 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Serpong ini dilaksanakan untuk memilih Ketua Kwarcab baru pasca wafatnya Ketua Kwarcab sebelumnya, yaitu Kak Dr. H. Mathodah S., M.Si. pada 27 Januari 2026 lalu.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Tangerang Selatan selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Ka Mabicab), Kak Drs. H. Benyamin Davnie. Dalam suasana khidmat, Kak Benyamin mengawali sambutannya dengan mengajak seluruh peserta mendoakan para tokoh Pramuka Tangsel yang telah berpulang.
“Kita pernah kehilangan tokoh-tokoh Pramuka di Tangsel, Ka Kwarcab kita Kak Mathodah juga Kak Dadang Sofyan. Oleh karena itu mari kita doakan para almarhum, mudah-mudahan iman Islamnya diterima oleh Allah SWT,” ujar Kak Benyamin di hadapan forum.
Dalam Muscablub tersebut, 7 Kwartir Ranting se-Kota Tangerang Selatan di antaranya Kwarran Ciputat, Kwarran Ciputat Timur, Kwarran Serpong, Kwarran Serpong Utara, Kwarran Pamulang, Kwarran Pondok Aren, dan Kwarran Setu secara bulat sepakat mengajukan satu nama. Seluruh Kwarran memberikan mandat kepada Kak Deden Deni, S.E., S.AP., M.M., M.A. untuk melanjutkan masa bakti 2024-2029 sebagai Ketua Kwartir Cabang Kota Tangerang Selatan.
Sebelum terpilih, Kak Deden Deni menjabat sebagai Wakil Ketua Kwarcab Bidang Pembinaan Anggota Muda (Binamuda). Di pemerintahan, beliau juga memegang amanah sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan. Adapun selama masa transisi sebelum Muscablub, tugas Ketua Kwarcab sempat dijalankan oleh Kak Sapta Mulyana sebagai Pelaksana Tugas (Plt).
Ka Mabicab Kak Benyamin Davnie dalam arahannya menekankan pentingnya peran Pramuka dalam membentengi generasi muda dari krisis moral.
“Perilaku-perilaku menyimpang kini mudah diakses. Anak-anak kita yang harus kita selamatkan. Generasi anak-anak kita sekarang ini sejatinya berada di dua dunia; dunia nyata di mana kakinya berpijak dan dunia maya,” tutur Kak Benyamin mengingatkan para peserta Muscablub.
Lebih lanjut, Kak Benyamin menekankan pentingnya pendekatan emosional dan batiniah dalam pola pembinaan Pramuka. Beliau berharap teknik kepramukaan tidak hanya sekadar latihan fisik, namun menjadi instrumen pembentuk moralitas yang kuat.
“Saya percaya dengan cara-cara Pramuka mendidik dirinya sendiri, cara-cara Pramuka mendidik lingkungannya, dengan hubungan kakak dengan adik bisa menyentuh secara batiniah anak-anak kita. Kita padatkan kegiatan mereka dengan kegiatan-kegiatan dan teknik-teknik kepramukaan, supaya mereka menjadi anak-anak yang kita semua harapkan,” jelas Kak Benyamin yang akrab disapa ‘Kak Eben’ di lingkungan Pramuka.
Kak Eben juga berharap Kwarcab Tangsel di bawah kepemimpinan baru dapat merumuskan metodologi praktis dari Dasa Darma untuk diterapkan di sekolah-sekolah dan gugusdepan.
“Sekarang ini terjadi krisis mental, krisis attitude, krisis perilaku, krisis sopan santun. Saya berharap kepada Ka Kwarcab terpilih beserta seluruh jajarannya, ke depan kita bisa menyusun dan uraikan kembali 10 Darma tadi untuk membuat program-program taktis dalam membentuk perilaku anak-anak kita,” tegas Kak Benyamin.
Menanggapi amanah tersebut, Kak Deden Deni menyatakan kesiapannya untuk menjalankan amanah Muscablub dan memajukan Gerakan Pramuka di Tangerang Selatan.
“Hari ini saya dipilih menjadi Ketua Kwarcab Kota Tangsel, saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaannya. Tentu kewajiban saya melaksanakan amanah ini. Semoga Pramuka Tangsel lebih sukses dan maju lagi, tentunya dalam hal pembentukan karakter anak-anak,” ungkap Kak Deden usai terpilih.

Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran pimpinan Kwarcab Tangsel, di antaranya para Wakil Ketua Kwarcab yakni Kak Rapin Mudiardjo, Kak Sapta Mulyana, Kak Irawan Aquaranto, serta Sekretaris Cabang Kak Nandang Suryana dan Bendahara Kak Ade Heri Sutiawan. Muscablub ini turut dihadiri oleh Kabid Kepramukaan Dispora Tangsel Kak Ilham Suyatno, para Ketua dan Sekretaris Kwarran se-Tangsel, Andalan Cabang, unsur Pusdiklatcab, Puslitbangcab, Pusbadkum, hingga Dewan Kerja Cabang (DKC).
























