PRAMUKA.ID – Kwarda Kepri (Pusinfo), Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kepulauan Riau turut ambil bagian dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan Pramuka Tahun 2026 yang digelar pada 26–28 Januari 2026 di Taman Rekreasi Wiladatika (TRW), Cibubur, Jakarta Timur.
Rakernas Gerakan Pramuka 2026 mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2026”, sebagai upaya memperkuat peran Pramuka dalam mendukung agenda pembangunan nasional dan pembinaan generasi muda.
Keikutsertaan Kwarda Kepulauan Riau dalam kegiatan ini berdasarkan Surat Perintah Tugas Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kepulauan Riau Nomor 26/32/00/F/SPT/DL/I/2026 tertanggal 22 Januari 2026. Dalam Rakernas tersebut, Kwarda Kepri diwakili oleh jajaran pimpinan dan pengurus harian, yakni Kak Dr. Ir. Lamidi, M.M. selaku Ketua Harian Kwarda Kepri, Kak Sarafuddin Aluan, S.H., M.H. selaku Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hukum, Kak Dr. Darson, S.Pd., M.Si selaku Wakil Ketua Bidang Sarana dan Prasarana, Kak Dr. Imam Syafi’i, S.Pd., M.Si. selaku Wakil Sekretaris Umum, serta Kak Efrizal Sy, S.Pd selaku Wakil Sekretaris Bidang Pembinaan Anggota Muda. Turut serta pula Ketua Dewan Kerja Daerah Kwarda Kepri, Riski Peni Wulandari, S.IP.
Rangkaian kegiatan Rakernas diawali dengan registrasi peserta pada Senin (26/1). Selanjutnya, pada Selasa (27/1) dilaksanakan pembukaan resmi Rakernas Gerakan Pramuka 2026 oleh Ketua Kwartir Nasional Kak Budi Waseso, yang didampingi seluruh jajaran Kwarnas dan dihadiri oleh perwakilan Kwartir Daerah se-Indonesia.
Pada hari kedua, peserta menerima arahan Ketua Kwarnas serta mengikuti sejumlah sidang pleno yang membahas laporan program kerja tahun 2025, pelaksanaan program tahun 2026, hingga perumusan rancangan program tahun 2027. Rakernas juga membahas agenda strategis, antara lain percepatan perubahan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, peninjauan juklak dan jukran yang sudah tidak relevan, serta kesiapan pelaksanaan Jambore Nasional XII Tahun 2026.
Selain itu, Rakernas menghadirkan paparan dari sejumlah kementerian, di antaranya Kementerian Pemuda dan Olahraga RI serta Kementerian Pertanian RI. Salah satu agenda yang menjadi perhatian utama adalah paparan Dukungan Pemerintah Daerah terhadap Kebijakan Gerakan Pramuka, yang menampilkan best practice Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung kepramukaan.
Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan sidang kelompok dan sidang pleno lanjutan yang membahas berbagai isu strategis, seperti optimalisasi aset Gerakan Pramuka, iuran keanggotaan WOSM, Jambakti, KTA Pramuka, serta perencanaan kegiatan nasional dan internasional tahun 2027.Rangkaian Rapat Paripurna Annas dan Rakernas Gerakan Pramuka 2026 resmi ditutup pada Rabu (28/1) melalui sidang pleno akhir, penyampaian laporan hasil sidang, serta penutupan oleh pimpinan Kwartir Nasional.
Melalui forum Rakernas ini, Gerakan Pramuka diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektor dan melahirkan kebijakan strategis yang berdampak nyata dalam pembinaan karakter dan kepemimpinan generasi muda Indonesia, termasuk di Provinsi Kepulauan Riau.
Editor: Abidin
Sumber: Astra





















