PRAMUKA.ID, Padang– Gerakan Pramuka kembali menunjukkan aksi nyatanya di tengah masyarakat. Kali ini, Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sumatera Barat (Sumbar) menurunkan Satgas Pramuka Peduli untuk membantu warga Kota Padang yang terdampak banjir bandang dan mengalami krisis air bersih.
Lewat program Pramuka Bantu Warga, Satgas Pramuka Peduli menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 24.000 liter ke Kecamatan Kuranji. Wilayah ini menjadi salah satu daerah yang terdampak cukup parah karena jaringan air bersih rusak akibat banjir. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan warga di lapangan.
Ketua Harian Kwarda Sumbar, Kakak Yulius ST, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan empati dari Pramuka Jawa Timur kepada warga Sumbar yang sedang kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih.
“Pasca banjir bandang, banyak saluran air ke rumah warga yang rusak. Akibatnya, warga kesulitan mendapatkan air bersih. Melalui program Pramuka Bantu Warga, kami berusaha hadir untuk meringankan beban mereka,” ujar Yulius, Sabtu (20/01/2026).
Ia juga menambahkan bahwa bantuan air bersih ini merupakan amanah dari Kwarda Jawa Timur yang dipercayakan kepada Kwarda Sumbar untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak. Program ini sejalan dengan kebijakan nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam hal perlindungan sosial dan penguatan ketahanan masyarakat menghadapi bencana.
Di sisi lain, Wakil Ketua Satgas Pramuka Peduli, Kak Januar, menjelaskan bahwa distribusi air bersih dilakukan menggunakan satu unit truk tangki. Truk tersebut melakukan tiga kali pengisian dan menyalurkan air ke sedikitnya sembilan titik lokasi di Kecamatan Kuranji. Penyaluran dilakukan dengan menyesuaikan fasilitas penampungan air yang tersedia di masing-masing wilayah.
“Kami lakukan distribusi secara terencana dan berkelanjutan supaya bantuan ini benar-benar terasa manfaatnya. Harapannya, air bersih ini bisa digunakan warga untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mandi, dan sanitasi sampai kondisi kembali normal,” jelas Januar.
Melalui aksi ini, Kwarda Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya saat situasi darurat dan pascabencana, sebagai bagian dari tanggung jawab sosial Gerakan Pramuka.
Pewarta: Humasinfo Kwarda Sumbar

























