Warta Pramuka
Senin, 14 September 2026
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU
No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU
No Result
View All Result
Warta Pramuka
No Result
View All Result

Kontingen Daerah Kepulauan Riau Tampilkan Kesenian Joget Dangkong Nona Singapura di Malam Pentas Pertikawan 2024

Publikasi
Sabtu, 28 Sep 2024
/ Info Pramuka, Kwarnas
Telah dibaca 11239 Kali
Kontingen Daerah Kepulauan Riau Tampilkan Kesenian Joget Dangkong Nona Singapura di Malam Pentas Pertikawan 2024
Share on FacebookShare on Twitter

PRAMUKA.ID – Malam pentas budaya merupakan wadah bagi para peserta Pertikawan Nasional 2024 untuk mengekspresikan serta memperkenalkan budaya lokal kepada seluruh warga perkemahan yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia. Salah satunya ialah penampilan Tarian Anak Kepri yaitu Dangkong Nona Singapura dan Dialog pantun yang dibawakan oleh Kontingen Daerah Kepulauan Riau pada malam pentas budaya 25 September 2024. 

Joget Dangkong Nona Singapura merupakan salah satu tari tradisional khas Provinsi Kepulauan Riau khususnya Kabupaten Bintan. “Dalam tarian anak Kepri itu mencakup 7 daerah yang melambangkan 5 kabupaten dan 2 kota dalam Provinsi Kepulauan Riau. “Dengan Joget Dangkong ini kami mengenalkan budaya Kepri dengan cara yang asyik dan menyenangkan ke semua teman-teman peserta” jelas Kak Azarullah, salah satu penampil dari Konda Kepri. Adapun pantun sebagai budaya lama dialog Melayu, terutama dari Kepulauan Riau jadi Kak Azarullah dan kawan-kawan Konda Kepri ingin menampilkan itu. 

BACA JUGA

Garuda Indonesia Hadirkan Penawaran Khusus bagi Anggota Gerakan Pramuka

Garuda Indonesia Hadirkan Penawaran Khusus bagi Anggota Gerakan Pramuka

Majalah Gema Pramuka Edisi 3 Telah Hadir!

Majalah Gema Pramuka Edisi 3 Telah Hadir!

Joget Dangkong merupakan ungkapan emosi masyarakat Kepulauan Riau dan diperagakan dalam tari-tarian dan menjadi salah satu tari tradisional yang sangat populer di Tanah Melayu. Nama Dangkong sendiri diambil dari bunyi-bunyian alat musik yang dimainkan yaitu gendang dan gong sehingga berbunyi dang-kung dang-kung sehingga tarian ini dinamakan joget dangkong. Ciri khasnya ada pada bagian akhir tari dangkong dimana para penari mengajak penonton untuk menari bersama dan terlarut dalam kemeriahan joget dangkong. 

Penampilan yang memukau dari Kontingen Daerah Kepulauan Riau itu hanya dipersiapkan dalam kurun waktu yang sangat singkat. Kak Bella Ramadhani menjelaskan bahwa mereka mempersiapkan konsep dan latihan untuk penampilan malam ini hanya sekitar 5 hari. Namun demikian mereka yakin telah memberikan penampilan yang maksimal, sebab telah menampilkan 100% performance dari semua konsep yang telah direncanakan.

Penulis : Hanifah Putri Jolanda (Humas DKN)

Kata Kunci: Pertikawanpertikawan nasional
Sebelumnya

Jawa Barat Tampilkan Berbagai Budaya Sunda, Mulai Dari Tari, Kaulinan Barudak dan Bodoran Si Kabayan

Sesudahnya

Tradisi Suku Rejang dari Bengkulu Warnai Malam Pentas Budaya Pertikawan Nasional 2024

Warta Terkait

Garuda Indonesia Hadirkan Penawaran Khusus bagi Anggota Gerakan Pramuka
Kwarnas

Garuda Indonesia Hadirkan Penawaran Khusus bagi Anggota Gerakan Pramuka

Majalah Gema Pramuka Edisi 3 Telah Hadir!
Kwarnas

Majalah Gema Pramuka Edisi 3 Telah Hadir!

Kwarnas Gelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Jamnas XII Tahun 2026
Kwarnas

Kwarnas Gelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Jamnas XII Tahun 2026

Kemendikdasmen Gandeng Pramuka Perkuat Pendidikan Karakter Siswa SMP
Kwarnas

Kemendikdasmen Gandeng Pramuka Perkuat Pendidikan Karakter Siswa SMP

Rapat Pimpinan (Rapim) Penyelenggaraan Pembinaan Saka Bahari Nasional
Kwarnas

Rapat Pimpinan (Rapim) Penyelenggaraan Pembinaan Saka Bahari Nasional

Sub Kemah Putri 1 – Fatmawati Jadi Garda Pelayanan dengan Respons Cepat Terbaik di Jamnas XII
Kwarnas

Sub Kemah Putri 1 – Fatmawati Jadi Garda Pelayanan dengan Respons Cepat Terbaik di Jamnas XII

Next Post
Tradisi Suku Rejang dari Bengkulu Warnai Malam Pentas Budaya Pertikawan Nasional 2024

Tradisi Suku Rejang dari Bengkulu Warnai Malam Pentas Budaya Pertikawan Nasional 2024

Munculkan Jiwa Konservasi Kepada Kaum Muda, Pertikawan Nasional 2024 Adakan Zona Krida Reksawana

Munculkan Jiwa Konservasi Kepada Kaum Muda, Pertikawan Nasional 2024 Adakan Zona Krida Reksawana

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WartaTerbaru

Tiga Pembina Banyumas Sabet Prestasi Pembina Berprestasi Tingkat Jateng

Tiga Pembina Banyumas Sabet Prestasi Pembina Berprestasi Tingkat Jateng

Usai Upacara, Aksi Kolosal Pramuka Banyumas Bikin GOR Satria Bergemuruh

Usai Upacara, Aksi Kolosal Pramuka Banyumas Bikin GOR Satria Bergemuruh

Rizka Dwi Nuraini Sabet Gelar Duta Humas Kendalisada 2026

Rizka Dwi Nuraini Sabet Gelar Duta Humas Kendalisada 2026

Sukses Lintasi 7 Kwarran, Kwarcab Grobogan Sabet Juara 3 Aspek Penyelenggaraan Estafet Tunas Kelapa Kwarda Jateng 2026

Sukses Lintasi 7 Kwarran, Kwarcab Grobogan Sabet Juara 3 Aspek Penyelenggaraan Estafet Tunas Kelapa Kwarda Jateng 2026

Waka Bidang Bela Negara, Mental, dan Spiritual Kwarnas, Pimpin Upacara Hari Pramuka Kwarda Jateng di Bayumas

Waka Bidang Bela Negara, Mental, dan Spiritual Kwarnas, Pimpin Upacara Hari Pramuka Kwarda Jateng di Bayumas

Opini Kakak

Bukan Sekadar Janji: Cara Pramuka Tetap Slay Dan Relevan Di Era Digital
Opini

Bukan Sekadar Janji: Cara Pramuka Tetap Slay Dan Relevan Di Era Digital

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka
Opini

Jangan Bebankan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Hanya kepada Pembina Pramuka

Bukan Sekadar Slogan, Ini Cara Pramuka Wujudkan “Now For Climate” di Hari Lingkungan Hidup 2026
Kwarcab

Bukan Sekadar Slogan, Ini Cara Pramuka Wujudkan “Now For Climate” di Hari Lingkungan Hidup 2026

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab
Agenda

Refleksi 169 Tahun Baden-Powell: Warisan yang Dijaga, Tantangan yang Dijawab

Warta Pramuka

PRAMUKA.ID merupakan laman khusus Warta Gerakan Pramuka yang dikelola oleh Kwartir Nasional untuk mempublikasikan informasi dari seluruh anggota Gerakan Pramuka. #SetiapPramukaAdalahPewarta

  • Kebijakan Privasi
  • Warta Pramuka

© 2024 Warta Gerakan Pramuka

No Result
View All Result
  • Home
  • Warta Pramuka
  • Warta Foto
  • Warta Video
  • Opini
  • Tautan
    • WOSM
    • SDGs
    • PRAMUKA.OR.ID
  • Radio
  • Scouts for SDGs
  • Buletin
  • MoU

© 2024 Warta Gerakan Pramuka